Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
ESKALASI konflik di Timur Tengah antara Iran dan Israel yang juga melibatkan Amerika Serikat dinilai berpotensi memberi tekanan tambahan terhadap nilai tukar rupiah dalam jangka pendek. Ketegangan geopolitik global tersebut mendorong meningkatnya ketidakpastian di pasar keuangan internasional.
Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Rizal Taufikurahman mengatakan konflik geopolitik biasanya memicu fenomena flight to safety, yakni perpindahan dana investor global dari pasar negara berkembang menuju aset yang dianggap lebih aman seperti dolar AS dan obligasi pemerintah Amerika Serikat.
“Dalam jangka pendek, eskalasi konflik Iran dengan Israel–AS cenderung memberikan tekanan tambahan terhadap nilai tukar rupiah. Ketegangan geopolitik biasanya memicu fenomena flight to safety, di mana investor global memindahkan dana dari pasar negara berkembang ke aset yang dianggap lebih aman seperti dolar AS dan obligasi pemerintah AS,” ujar Rizal saat dihubungi, Jumat (6/3).
Menurutnya, pergerakan tersebut membuat dolar AS menguat dan menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Kondisi ini tercermin dari nilai tukar rupiah yang dalam beberapa waktu terakhir bergerak mendekati kisaran Rp16.900 hingga Rp17.000 per dolar AS seiring meningkatnya ketidakpastian global dan arus keluar modal dari pasar keuangan domestik.
Rizal menambahkan tekanan terhadap rupiah juga datang dari kenaikan harga minyak dunia yang biasanya terjadi ketika konflik di kawasan Timur Tengah meningkat. Sebagai negara yang masih berstatus net importer energi, Indonesia berpotensi menghadapi lonjakan kebutuhan devisa untuk membayar impor energi apabila harga minyak terus meningkat.
“Lonjakan harga minyak akan meningkatkan kebutuhan devisa untuk impor energi dan memperlebar tekanan pada neraca transaksi berjalan. Jika harga minyak bertahan tinggi dalam beberapa bulan, permintaan dolar untuk impor energi dapat meningkat dan memperlemah rupiah lebih lanjut,” katanya.
Meski demikian, Rizal menilai pelemahan rupiah tidak selalu bersifat permanen. Fundamental eksternal Indonesia dinilai masih relatif terjaga, terutama dari surplus perdagangan komoditas utama seperti batu bara, minyak kelapa sawit (CPO), dan nikel yang dapat menjadi bantalan terhadap tekanan eksternal.
Selain itu, menurutnya, Bank Indonesia juga memiliki sejumlah instrumen stabilisasi yang dapat digunakan untuk menjaga pergerakan nilai tukar, mulai dari intervensi di pasar valuta asing, operasi Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), hingga kebijakan suku bunga.
“Dalam jangka pendek rupiah memang berpotensi tetap tertekan dan bergerak mendekati Rp17.000 per dolar AS. Namun arah jangka menengah akan sangat bergantung pada perkembangan konflik geopolitik, pergerakan harga energi global, serta respons kebijakan moneter domestik,” bebernya. (E-4)
Warga AS kini mengurangi belanja makanan untuk menutupi biaya bahan bakar yang melonjak tajam setelah Selat Hormuz diblokade oleh Iran.
Wisma Putra juga menyatakan perkembangan terbaru itu memerlukan pembahasan yang komprehensif, cermat, dan terkoordinasi.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Iran sebenarnya ingin bernegosiasi, meskipun tidak berani mengakuinya secara terbuka
PEMERINTAH Arab Saudi menyatakan dukungannya atas keputusan Dewan Hak Asasi Manusia PBB yang secara bulat mengadopsi resolusi terkait dampak serangan Iran
MENTERI Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menegaskan bahwa Teheran tidak akan maju ke meja perundingan dan memilih melanjutkan perlawanan terhadap Amerika Serikat dan Israel di tengah konflik
Penasihat kebijakan luar negeri Trump menyebut AS tidak berkepentingan memperpanjang konflik dengan Iran lebih dari tiga bulan.
Presiden Trump kirim sinyal baur: klaim misi militer di Iran hampir usai namun tambah 2.500 pasukan. Ketidakpastian ini picu gejolak harga minyak dan pasar saham.
Pasukan elite dari Divisi Lintas Udara ke-82 AS bersiap dikirim ke Timur Tengah di tengah upaya negosiasi dengan Iran.
Jet F-35 AS mendarat darurat setelah diduga terkena tembakan Iran dalam misi tempur. CENTCOM lakukan investigasi saat AS kirim bantuan Marinir ke Timur Tengah.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian konfirmasi kematian Menteri Intelijen Esmail Khatib akibat serangan Israel. Eskalasi perang memanas pasca tewasnya sejumlah petinggi Teheran.
Ketegangan di Teluk Persia memuncak. Ras Laffan Qatar dihantam rudal, sementara Arab Saudi cegat serangan drone dan rudal balistik menuju Riyadh.
Rencana kunjungan kenegaraan Raja Charles III ke Amerika Serikat terancam batal. Ketegangan Donald Trump dan PM Keir Starmer yang memicu kekhawatiran diplomatik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved