Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

Raih Dua Penghargaan PR Nasional 2026, Strategi Komunikasi Ramping Jadi Sorotan Juri

Putri Anisa Yuliani
17/2/2026 00:07
Raih Dua Penghargaan PR Nasional 2026, Strategi Komunikasi Ramping Jadi Sorotan Juri
PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) kembali menegaskan posisinya sebagai perusahaan farmasi dengan kinerja komunikasi korporat yang kuat setelah meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang Public Relations Indonesia Awards (PRIA) 2026 yang digelar di Yogyakarta.(Dok. PT Pyridam Farma Tbk (PYFA))

PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) kembali menegaskan posisinya sebagai perusahaan farmasi dengan kinerja komunikasi korporat yang kuat setelah meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang Public Relations Indonesia Awards (PRIA) 2026 yang digelar di Yogyakarta.

Dalam kompetisi kehumasan tingkat nasional tersebut, PYFA berhasil meraih Silver Winner Kategori Departemen PR (Subkategori Korporasi Swasta Nasional). 

Selain itu, Head of Corporate Communications PYFA, Leilanie Nadia Kusumaputri, dinobatkan sebagai Golden Winner INSAN PR INDONESIA 2026.

Prestasi ini menempatkan PYFA sejajar dengan sejumlah perusahaan besar dan institusi nasional yang juga menerima penghargaan, di antaranya PT Astra International Tbk, Dexa Group, dan Rumah Sakit Awal Bros Group.
Sejumlah lembaga negara dan BUMN seperti Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Himbara, Pertamina, serta Direktorat Jenderal Imigrasi juga turut berpartisipasi dan meraih penghargaan.

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi PYFA dinilai mampu bersaing secara kompetitif di tingkat nasional.

Founder & CEO PR INDONESIA Group, Asmono Wikan, menegaskan bahwa kompetisi PRIA 2026 menerapkan standar penilaian yang lebih ketat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

"Peserta yang hadir malam ini tidak sekadar ingin mengangkat trofi kemenangan, tetapi mereka ingin membuktikan bahwa komunikasi atau Public Relations adalah fungsi yang sangat penting dan strategis bagi organisasi. Seiring dengan semakin banyaknya peserta, kami pun terus meningkatkan standar penilaian kompetisi ini untuk memastikan kualitas para pemenang," paparnya.

Dewan juri PRIA 2026 secara khusus menyoroti keberhasilan tim komunikasi PYFA dalam menerapkan struktur yang ramping namun berdampak besar (lean but high-impact). 

Model ini dinilai berbeda dari tren departemen PR yang besar, karena PYFA menerapkan jalur pelaporan langsung ke manajemen puncak. Pendekatan tersebut memungkinkan pengambilan keputusan yang cepat dalam situasi krusial, termasuk penanganan isu pasar modal dan aksi korporasi strategis.

Head of Corporate Communications PYFA, Leilanie Nadia Kusumaputri, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan pengakuan atas strategi komunikasi yang selaras dengan tujuan bisnis perusahaan.

"Penghargaan ini merupakan validasi atas kerja keras tim kami dalam membangun strategi komunikasi yang lincah dan terintegrasi dengan tujuan bisnis perusahaan. Di era yang serba cepat ini, efektivitas departemen PR tidak lagi diukur dari banyaknya personel, melainkan dari kemampuan membaca momentum dan merespons dinamika pasar secara strategis. Kami bersyukur pendekatan ini diakui oleh dewan juri PRIA 2026, dan ini memotivasi kami untuk terus mendukung pertumbuhan bisnis PYFA melalui komunikasi yang transparan dan berdampak," terangnya.

Kemenangan ganda ini mempertegas komitmen PT Pyridam Farma Tbk dalam menjaga kepercayaan publik, investor, dan seluruh pemangku kepentingan melalui praktik komunikasi yang profesional, akuntabel, dan inovatif.

Dengan pengakuan dari PRIA 2026, PYFA dinilai semakin memperkuat reputasinya tidak hanya sebagai perusahaan farmasi, tetapi juga sebagai organisasi dengan strategi komunikasi korporat yang efektif dan berdaya saing tinggi. (E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Mirza
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik