Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam Health Innovation Festival (Haifest) 2025, sebuah festival kesehatan yang digelar oleh Kementerian Kesehatan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional.
Acara yang berlangsung pada 7 hingga 9 Desember 2025 di Balai Kartini, Jakarta, ini dibuka dan dihadiri oleh Menteri Kesehatan dan Wakil Menteri Kesehatan, serta melibatkan lebih dari 41 perusahaan nasional yang berperan dalam mendukung ekosistem kesehatan Indonesia.
Kehadiran PYFA melalui booth interaktif dan rangkaian aktivitas edukatif menjadi salah satu kontribusi nyata dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan industri kesehatan.
Partisipasi PYFA dalam Haifest 2025 tidak hanya menjadi wujud dukungan terhadap agenda kesehatan nasional, tetapi juga merupakan bagian dari strategi korporasi dalam penguatan hubungan bisnis perusahaan. Haifest 2025 tidak hanya diikuti oleh pelaku industri kesehatan, tetapi juga dihadiri oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Rumah Sakit Swasta, Dokter, Tenaga Kesehatan, hingga Masyarakat Umum.
Keterlibatan berbagai pemangku kepentingan ini memungkinkan PYFA untuk memperluas jangkauan edukasi sekaligus memperkuat potensi kerja sama dengan institusi kesehatan di seluruh Indonesia.
Tahun ini, PYFA juga mengadakan Gerakan Sejuta Vitamin, sebuah inisiatif edukasi mengenai pentingnya pemenuhan kebutuhan vitamin harian dan suplemen daya tahan tubuh.
Sebagai bagian dari edukasi kesehatan tersebut, PYFA membagikan puluhan ribu tablet vitamin kepada peserta Haifest, guna mendorong masyarakat memahami pentingnya nutrisi esensial dalam menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan jangka panjang.
Di area booth, pengunjung dapat mengikuti sesi edukasi interaktif mengenai produk-produk kesehatan unggulan PYFA, memperoleh informasi terkait manfaat suplemen, dan berkonsultasi ringan dengan tim profesional PYFA. Tingginya antusiasme masyarakat sepanjang tiga hari pelaksanaan Haifest menunjukkan respons positif terhadap rangkaian edukasi yang diberikan PYFA.
Antes Eko Prasetio, Chief Commercial Officer PYFA, menegaskan bahwa kehadiran PYFA di Haifest 2025 merupakan bentuk kontribusi berkelanjutan perusahaan dalam mendukung upaya pemerintah meningkatkan kesehatan masyarakat. Gerakan ini diwujudkan untuk mendukung kampanye kesehatan BodyVestment oleh PYFA melalui pembagian vitamin.
"Keikutsertaan kami di Haifest 2025 mencerminkan komitmen PYFA untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat dan menjadi bagian dari upaya kolektif meningkatkan edukasi kesehatan. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat mengenai solusi produk kesehatan, serta memahami pentingnya menjaga kesehatan secara preventif. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk mewujudkan ekosistem kesehatan yang kuat dan berkelanjutan," ujar Antes.
Kehadiran PYFA dalam Haifest 2025 menjadi wujud nyata dukungan perusahaan terhadap program-program kesehatan pemerintah. Ke depan, PYFA berkomitmen untuk terus mengambil peran aktif dalam berbagai inisiatif dan kolaborasi strategis demi menciptakan masyarakat Indonesia yang lebih sehat, sadar, dan peduli terhadap kesejahteraan jangka panjang. (E-1)
Selama 33 tahun hadir di Indonesia, Amway terus menunjukkan komitmennya untuk mendukung gaya hidup sehat dan memberikan peluang usaha yang terjangkau bagi masyarakat.
Program kesehatan yang bergantung pada pendanaan pemerintah tidak akan berkelanjutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan penyelesaian masalah BPJS dapat dilakukan tanpa menunggu Perpres.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi memasukkan virus Nipah (NiV) ke dalam daftar patogen prioritas yang berpotensi memicu pandemi berikutnya.
Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan, Azhar Jaya, memaparkan lokasi 66 rumah sakit tersebut tersebar di berbagai wilayah.
Ia mengatakan sebagai upaya pencegahan virus Nipah maka yang bisa dilakukan yaitu menjaga protokol kesehatan, dan mengetahui cara penularannya.
Di Indonesia, gangguan penglihatan akibat kelainan refraksi yang tidak terkoreksi masih menjadi tantangan serius.
Kemenkes bekerja sama dengan Philips, Graha Teknomedika, dan Panasonic Healthcare Indonesia sepakat untuk melakukan transfer teknologi dan produksi alkes berteknologi tinggi secara lokal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved