Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Investor tidak Perlu Khawatir IHSG Melemah dan Lihat Jangka Panjang

Ihfa Firdausya
02/2/2026 20:25
Investor tidak Perlu Khawatir IHSG Melemah dan Lihat Jangka Panjang
Pengunjung melintas di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (2/2/2026).(MI/Usman Iskandar)

CHIEF Investment Officer Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Pandu Sjahrir turut menanggapi pembukaan perdagangan saham di hari pertama pekan ini. Ia menyebut indeks harga saham gabungan (IHSG) memang menurun. Namun ia melihat sisi positif pada net foreign buy di sesi pertama.

Selain itu, katanya, memang banyak retail melihat banyak saham yang uninvestability atau saham-saham dengan valuasi yang sangat tinggi mengalami koreksi. Namun, saham-saham yang fundamental malah mengalami net buy dan positif.

"Jadi ini menarik juga kalau lihat top 10, top 15 buy, top 10, top 15 sell, seperti yang kita bicarakan hari Minggu kemarin malah memang sekarang mulai terjadi," kata Pandu di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (2/2).

"Jadi banyak sekali kalau dilihat observasi awal dari sisi retail melihat saham-saham yang memiliki valuasi yang mungkin amat tinggi atau bahasanya uninvestable itu yang mengalami koreksi, mungkin akan mengalami koreksi alam," paparnya.

Sementara, lanjut Pandu, saham-saham yang memiliki fundamental yang baik, yang positif, kebanyakan malah institusi yang membeli. Menurutnya, dalam beberapa hari ke depan publik akan melihat tren ini.

"Jadi saya sih melihatnya sesuatu yang enggak perlu dikhawatirkan. Kita harus lihat balik ke fundamental, ke valuasi, kita harus membeli juga melihat saham-saham dan ini bagus juga untuk pemikiran buat teman-teman, jangan hanya melihat short-term. Investasi itu harus memikir medium to long-term," ujar Pandu.

"Jangan karena sehari melihat 'Oh, hari ini mungkin merah', tetapi untuk saham-saham yang punya valuasi yang baik, fundamental yang baik, likuiditas yang baik, maybe it's a good time to buy," tegasnya.

Ia juga menyebut Danantara sudah aktif membeli saham-saham yang memiliki valuasi yang menarik. "Perusahaan yang baik dengan cash flow baik dan fundamental dan likuiditas yang baik," pungkasnya. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya