Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG periode Angkutan Lebaran 2026 yang diperkirakan meningkatkan mobilitas masyarakat perkotaan, KAI bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) memastikan seluruh layanan LRT Jabodebek berada dalam kondisi siap operasi, aman, dan andal. Kepastian tersebut diperoleh melalui rangkaian pemeriksaan menyeluruh di seluruh stasiun dan rangkaian kereta LRT Jabodebek.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa kesiapan layanan menjadi faktor utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik, khususnya pada momen Lebaran.
“Pada periode Lebaran, kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik yang aman dan dapat diandalkan meningkat signifikan. Melalui pemeriksaan menyeluruh ini, KAI memastikan seluruh sistem dan fasilitas LRT Jabodebek siap melayani mobilitas masyarakat secara tertib, nyaman, dan berkelanjutan,” ujar Radhitya dikutip dari siaran pers yang diterima, Senin (2/2).
Ia menjelaskan, pemeriksaan dilaksanakan pada 27 hingga 31 Januari 2026 dan mencakup seluruh 18 stasiun LRT Jabodebek, serta seluruh rangkaian kereta yang beroperasi. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan layanan tidak hanya sebelum, tetapi juga selama dan setelah periode Lebaran.
Dalam pemeriksaan tersebut, tim gabungan meninjau berbagai aspek krusial layanan, mulai dari keselamatan dan keandalan sistem, keamanan operasional, hingga kenyamanan dan kemudahan akses bagi pengguna. Pemeriksaan juga difokuskan pada kesiapan fasilitas layanan prioritas agar dapat digunakan secara optimal selama periode dengan mobilitas tinggi.
"Perhatian khusus diberikan pada fasilitas bagi lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, serta pengguna dengan anak, untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan tenang selama menggunakan LRT Jabodebek,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, layanan LRT Jabodebek secara umum telah memenuhi standar pelayanan yang ditetapkan. Rangkaian pemeriksaan ini berpedoman pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 63 Tahun 2019 tentang Standar Pelayanan Minimum.
Melalui langkah ini, KAI menegaskan komitmennya untuk menghadirkan LRT Jabodebek yang tidak hanya sebagai moda transportasi publik perkotaan harian, namun juga siap menghadapi tantangan mobilitas saat Angkutan Lebaran, yang mendukung pergerakan masyarakat secara lebih aman, efisien, dan terintegrasi. (E-4)
Terintegrasi itu tidak hanya antar "backbone" atau tulang punggung transportasi saja seperti kereta api, MRT, BRT dan Transjakarta.
Direktur Utama PT LRT Jakarta Roberto Akyuwen menjelaskan, akan ada 20 masinis baru yang akan mengoperasikan Rute Velodrome - Manggarai.
PT KAI bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Jakarta, melakukan rampcheck terhadap layanan LRT Jabodebek.
“Harus diinvestigasi secara menyeluruh penyebab gangguan di supply listrik ini, apakah gangguan di supply listrik dari gardu atau memang ada kerusakan sistem sintelis di LRT-nya,”
Ahli transportasi Djoko Setijowarno ingatkan operator LRT Jabodebek wajib siapkan evakuasi khusus, termasuk "peluncur" untuk penumpang fobia ketinggian.
Masyarakat yang melakukan pemesanan tiket kereta api pada 25 Januari 2026 sudah dapat merencanakan perjalanan untuk keberangkatan mulai 11 Maret 2026.
MENTERI Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, meninjau jalur kereta api yang kembali terendam banjir di rute Stasiun Pekalongan hingga Sragi, Jawa Tengah, Rabu (21/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved