Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
AKHIR Januari 2026 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan sejarah baru. Di tengah dinamika ekonomi global, tongkat estafet kepemimpinan otoritas tertinggi sektor keuangan Indonesia kini dipegang oleh Friderica Widyasari Dewi sebagai Pejabat sementara (Pjs) Ketua Dewan Komisioner.
Sosok yang akrab disapa Kiki Widyasari ini bukan sekadar teknokrat biasa. Ia memiliki rekam jejak yang sangat berwarna, mulai dari panggung hiburan, akademisi berotak encer, hingga menjadi "ratu" pasar modal.
Berikut adalah 9 fakta menarik tentang Friderica Widyasari Dewi yang membuktikan mengapa ia layak memimpin OJK di tahun 2026.
Fakta terkini yang paling sorotan publik adalah amanah barunya sebagai Pjs Ketua Dewan Komisioner OJK. Penunjukan ini bukan tanpa alasan. Integritas dan ketegasannya selama menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen (sejak 2022) dinilai mampu menjaga stabilitas industri keuangan Indonesia yang semakin kompleks.
Di balik penampilannya yang anggun, Friderica adalah seorang intelektual sejati. Riwayat pendidikannya mencerminkan dedikasi tinggi pada ilmu ekonomi:
Ini adalah fakta yang sering mengejutkan banyak orang. Sebelum terjun total ke dunia keuangan yang serius, Friderica memiliki karier cemerlang di dunia hiburan dan kebudayaan.
Friderica adalah salah satu dari sedikit figur yang pernah memimpin dua lembaga Self-Regulatory Organization (SRO) utama di pasar modal Indonesia secara bergantian:
Masyarakat mengenal Friderica sebagai sosok yang paling vokal memberantas pinjaman online (pinjol) ilegal dan investasi bodong. Sejak 2023, ia memegang dua posisi strategis:
Di bawah komandonya, ribuan entitas ilegal telah diblokir demi menyelamatkan dana masyarakat.
Tahun 2025 menjadi tahun pembuktian kinerja Friderica dengan diraihnya berbagai penghargaan bergengsi:
Kapasitas Friderica juga diakui di forum global. Ia aktif membawa suara Indonesia dalam penentuan kebijakan perlindungan konsumen dunia melalui posisinya sebagai:
Di sela kesibukannya, ia tetap produktif menulis untuk membagikan ilmunya. Buku karyanya, "Pengawasan Market Conduct: A Game Changer" dan "Cara Bijak Mengelola Portofolio Investasi", menjadi referensi penting bagi praktisi dan investor ritel di Indonesia.
Selain kariernya sendiri yang moncer, Friderica juga merupakan pendamping setia dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Irjen Pol. Eddy Hartono. Pasangan ini dikenal sebagai figur pelayan publik yang berdedikasi tinggi di bidangnya masing-masing—satu menjaga keamanan negara dari terorisme, satu lagi menjaga keamanan dompet masyarakat dari kejahatan finansial.
Friderica Widyasari Dewi adalah definisi modern dari Kartini masa kini. Transisi mulusnya dari dunia seni ke puncak kepemimpinan otoritas keuangan menunjukkan bahwa kompetensi dan kerja keras dapat menembus batas latar belakang apa pun. Sebagai Pjs Ketua DK OJK 2026, harapan besar masyarakat Indonesia kini berada di pundaknya untuk mewujudkan sektor keuangan yang stabil, inklusif, dan melindungi. (CV OJK/Z-10)
OJK memberikan sanksi denda senilai Rp5,7 miliar kepada pihak-pihak yang terbukti melakukan manipulasi harga saham PT Impack Pratama Industri Tbk atau IMPC untuk saham gorengan
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) tengah mendalami 32 kasus dugaan pelanggaran pasar modal, termasuk manipulasi harga dan insider trading.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) membongkar kasus manipulasi saham yang melibatkan influencer atau pegiat media berinisial BVN, atau diduga Belvin Tannadi.
OJK denda influencer saham Rp5,35 miliar atas manipulasi harga lewat media sosial. Tiga pihak lain disanksi dalam kasus IMPC.
Langkah ini merupakan bagian dari agenda reformasi luas guna memastikan ekosistem pasar yang lebih kredibel, adaptif, serta kompetitif di tingkat internasional.
Ketua Koperasi TC Invest Iqbal Alan Abdullah memaparkan UMKM saat ini masih mengalami kesulitan akses pendanaan terjangkau karena persoalan administrasi, jaminan, dan manajerial.
Kebijakan tersebut dimaksudkan agar ketentuan free float di Indonesia selaras dengan standar global.
Tampuk kepemimpinan OJK dijabat oleh Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua merangkap Wakil Ketua OJK, serta Hasan Fawzi yang memegang kendali Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal.
Selain aktif sebagai regulator, Dr. Friderica juga berkontribusi dalam pengembangan literasi keuangan melalui karya tulis.
OJK di bawah Friderica Widyasari Dewi mempercepat reformasi pasar modal, memperkuat perlindungan investor, transparansi, dan penegakan hukum.
Profil lengkap Friderica Widyasari Dewi (Kiki), Ketua OJK baru yang menggantikan Mahendra Siregar per Januari 2026. Simak rekam jejak karier dari BEI, KSEI, hingga Danareksa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved