HARGA emas Antam hari ini, Jumat (23/1), mencatatkan sejarah baru dengan kenaikan fantastis. Per hari ini, Jumat (23/1/2026), harga emas batangan bersertifikat Antam berada di level Rp2.880.000 per gram. Angka ini naik tajam Rp90.000 dari posisi perdagangan Kamis yang sempat berada di kisaran Rp2.790.000.
Daftar Harga Emas Antam Hari Ini (Jumat, 23 Januari 2026)
Berikut adalah rincian harga emas batangan Antam di butik Logam Mulia berdasarkan ukuran beratnya:
| Ukuran Emas | Harga Dasar (Rp) | Harga + Pajak PPh 0,25% (Rp) |
|---|---|---|
| 0,5 Gram | 1.490.000 | 1.493.725 |
| 1 Gram | 2.880.000 | 2.887.200 |
| 2 Gram | 5.700.000 | 5.714.250 |
| 5 Gram | 14.175.000 | 14.210.438 |
| 10 Gram | 28.295.000 | 28.365.738 |
| 25 Gram | 70.612.000 | 70.788.530 |
| 50 Gram | 141.145.000 | 141.497.863 |
| 100 Gram | 282.212.000 | 282.917.530 |
Sementara itu, harga buyback (beli kembali) oleh Antam hari ini juga melonjak ke level Rp2.715.000 per gram. Ini berarti jika Anda menjual emas hari ini, Antam akan membelinya dengan harga tersebut (sebelum pajak jika ada).
Analisis: Mengapa Harga Emas Melejit Pecah Rekor?
Kenaikan harga emas yang sangat agresif ini dipicu oleh kombinasi faktor global yang saling bersinggungan:
- Harga Emas Dunia Tembus US$4.950: Di pasar spot global, harga emas mencetak rekor tertinggi baru atau ATH di level US$4.952,66 per ons troi. Investor global berbondong-bondong masuk ke aset safe haven.
- Ketegangan Geopolitik Greenland: Isu panas terkait klaim kedaulatan dan akses keamanan di wilayah Greenland yang melibatkan Amerika Serikat dan NATO memicu kekhawatiran pasar akan stabilitas politik global.
- Pelemahan Dolar AS: Indeks Dolar (DXY) terpantau merosot 0,4%, membuat harga emas yang dipatok dalam dolar menjadi lebih murah dan menarik bagi pemegang mata uang lainnya.
- Ekspektasi Pivot The Fed: Pasar mengantisipasi pelonggaran kebijakan moneter oleh Bank Sentral AS (The Fed) di tengah data ekonomi yang mulai mendingin, yang secara historis selalu menjadi katalis positif bagi emas.
Rekomendasi Investasi
Dengan harga yang sudah menyentuh level tertinggi baru, para analis menyarankan investor untuk tetap waspada terhadap potensi koreksi teknis. Namun, bagi investasi jangka panjang, emas tetap menjadi instrumen lindung nilai (hedging) terbaik di tengah ketidakpastian ekonomi global tahun 2026 ini.
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
