Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
NILAI tukar rupiah menguat 20 poin atau 0,12 persen menjadi Rp16.936 per dolar AS dari sebelumnya hampir Rp17.000 per dolar AS. Penguatan itu terjadi saat penutupan perdagangan di Jakarta, Rabu, 21 Januari 2026.
Research and Development Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Taufan Dimas Hareva menyebut bahwa nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini cenderung stabil dengan kecenderungan fluktuatif terbatas.
"Seiring pasar masih bersikap wait and see terhadap perkembangan sentimen global dan domestik," ujar dia.
Ia mengatakan penguatan rupiah disebabkan karena penyesuaian setelah tertekan beberapa hari terakhir. Tetapi, ia menyebut bahwa penguatan rupiah masih terbatas akibat kehati-hatian pasar.
Dari aspek global, ia menjelaskan bahwa sentimen utama dampak dari dinamika hubungan Amerika Serikat dan Eropa terutama soal kebijakan perdagangan dan potensi tarif tambahan.
Ketegangan itu disebut mendorong volatilitas di pasar valuta asing karena ketidakpastian global.
Sementara itu, dolar AS masih mendapat dukungan dari suku bunga The Fed. Nilai dolar AS diperkirakan bertahan di level tinggi untuk waktu lebih lama meskipun ada tekanan dari perlambatan global.
"Kondisi ini membuat aliran dana global cenderung bergerak dinamis antara aset safe heaven dan emerging markets termasuk Indonesia," papar dia. (Ant/H-4)
RAPAT Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate tetap berada pada level 4,75 persen mempertahankan stabilitas nilai tukar rupiah
Ketua umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani mengaku sangat khawatir dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS yang semakin dalam pada akhir-akhir ini.
Selain faktor suku bunga, Deni menilai bahwa kondisi neraca pembayaran pemerintah juga turut memberikan tekanan.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkap pelemahan rupiah dipicu tekanan global dan domestik, dengan modal asing keluar Rp25,1 triliun pada Januari 2026.
BI memutuskan menahan BI Rate di level 4,75% dalam RDG Januari 2026. Kebijakan ini ditempuh untuk menjaga rupiah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Ketua umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani mengaku sangat khawatir dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS yang semakin dalam pada akhir-akhir ini.
Selain faktor suku bunga, Deni menilai bahwa kondisi neraca pembayaran pemerintah juga turut memberikan tekanan.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Rabu 21 Januari 2026, bergerak menguat 1 poin atau 0,01% menjadi Rp16.955 per dolar AS.
Arus modal portofolio asing kembali mengalir ke pasar keuangan Indonesia seiring menyempitnya selisih suku bunga antara Amerika Serikat dan Indonesia.
Menkeu Purbaya optimistis rupiah menguat meski sempat menyentuh Rp16.955. Simak kaitan IHSG ATH dan isu independensi BI dalam berita ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved