Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi kombinasi tekanan global dan domestik, di tengah menguatnya dolar Amerika Serikat dan arus keluar modal dari negara berkembang.
Menurut Perry, dinamika geopolitik global, kebijakan tarif Amerika Serikat, serta tingginya imbal hasil US Treasury menjadi faktor utama yang mendorong investor global memindahkan dana ke aset-aset safe haven.
“Tekanan global ini mendorong aliran modal keluar dari negara berkembang ke negara maju, khususnya Amerika Serikat. US Treasury yield baik tenor 2 tahun maupun 3 tahun tetap tinggi, sementara peluang penurunannya relatif kecil,” ujar Perry dalam Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Bulan Januari 2026 yang digelar secara daring, Rabu (21/1).
Dampak tekanan tersebut tercermin dari arus modal asing yang keluar dari Indonesia. Hingga 19 Januari 2026, Bank Indonesia mencatat net outflow sebesar US$1,6 miliar atau setara sekitar Rp25,1 triliun (dengan asumsi kurs Rp15.700 per dolar AS).
Selain faktor eksternal, Perry juga mengakui adanya tekanan dari dalam negeri. Salah satunya berasal dari tingginya kebutuhan valuta asing (valas) sejumlah korporasi besar, termasuk BUMN strategis seperti Pertamina, PLN, dan Danantara.
“Faktor domestik juga berperan, mulai dari kebutuhan valas korporasi hingga persepsi pasar terhadap kondisi fiskal dan proses pencalonan deputi gubernur BI,” jelasnya.
Meski demikian, Perry menegaskan bahwa proses pencalonan pimpinan BI berjalan sesuai Undang-Undang dan tidak memengaruhi independensi maupun profesionalisme bank sentral.
“Pelaksanaan tugas dan kewenangan Bank Indonesia tetap solid, dengan tata kelola yang kuat. Dan pelemahan nilai tukar juga terjadi di berbagai negara,” imbuhnya.
Untuk menjaga stabilitas rupiah, BI menegaskan tidak akan ragu melakukan intervensi besar-besaran melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar luar negeri, intervensi spot dan Domestic NDF (DNDF) di pasar domestik, serta penguatan operasi moneter yang pro-pasar.
“Cadangan devisa kami sangat memadai. Kami kumpulkan saat modal masuk dan tidak segan-segan kami gunakan untuk melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah,” tegas Perry.
Dengan bauran kebijakan tersebut, BI optimistis nilai tukar rupiah akan kembali stabil dan berpeluang menguat ke depan.
“Kami meyakini rupiah akan stabil dan bahkan cenderung menguat,” pungkasnya. (Z-10)
Bank Indonesia (BI) menyatakan akan terus memantau dinamika pasar keuangan secara cermat dan merespons secara tepat guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah konflik Timur Tengah.
ESKALASI konflik di Timur Tengah pasca serangan Amerika Serikat ke Iran memicu sentimen risk off di pasar keuangan global.
BI bersama perbankan membuka 359 titik layanan penukaran di 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat, termasuk 285 loket perbankan.
Bank Indonesia siapkan strategi atasi credit gap perbankan lewat insentif KLM Rp427,5 triliun dan penurunan BI-Rate untuk dorong kredit menganggur Rp2.506 T.
KANTOR Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah menyiapkan uang kartal sebesar Rp2,86 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat melakukan penukaran uang menjelang Lebaran 2026.
Penukaran uang baru BI 2026 tidak dapat diwakilkan. Simak syarat terbaru, jadwal periode 2, dan cara daftar di aplikasi PINTAR BI agar tidak kehabisan kuota.
Bank Indonesia (BI) menilai nilai tukar Rupiah saat ini undervalued. Gubernur BI Perry Warjiyo siapkan strategi intervensi pasar NDF & Spot untuk stabilisasi.
LEMBAGA pemeringkat Moody's mempertahankan sovereign credit rating Republik Indonesia pada Baa2 dan melakukan penyesuaian outlook menjadi negatif pada 5 Februari 2026.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk meninggalkan sikap wait and see atau bereaksi menunggu terhadap dinamika pasar.
GUBERNUR Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan masih terbuka peluang penurunan lanjutan suku bunga acuan atau BI Rate pada tahun ini.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menggelar rapat terbatas (ratas) untuk membahas melemahnya nilai tukar rupiah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved