Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Sinkhole Sedalam 15 Meter di Limapuluh Kota Jadi Perhatian Kementerian ESDM

 Gana Buana
09/1/2026 17:25
Sinkhole Sedalam 15 Meter di Limapuluh Kota Jadi Perhatian Kementerian ESDM
Kementerian ESDM mengerahkan tim pakar dari Badan Geologi Bandung untuk menelusuri penyebab munculnya fenomena tanah amblas atau sinkhole di Limapuluh Kota.(Antara)

KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengerahkan tim pakar dari Badan Geologi Bandung untuk menelusuri penyebab munculnya fenomena tanah amblas atau sinkhole di area pertanian warga Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat.

Ketua tim Badan Geologi Kementerian ESDM, Taufik Wirabuana, mengatakan kegiatan yang dilakukan berfokus pada pengumpulan serta verifikasi data lapangan terkait terbentuknya sinkhole tersebut.

“Fokus kami adalah melakukan pengambilan data dan pengecekan menyeluruh terhadap fenomena sinkhole yang terjadi di lokasi ini,” ujarnya dilansir dari Antara, Jumat (9/1).

Selama dua hari ke depan, tim Badan Geologi akan melakukan kajian cepat guna mengidentifikasi proses geologi yang menyebabkan amblesan tanah. Pemeriksaan mencakup kondisi tanah dan air, mengingat karakteristik sinkhole di wilayah Sumatera Barat dinilai berbeda dengan kasus serupa di Pulau Jawa.

Peristiwa amblesnya tanah di kawasan pertanian Jorong Tepi pertama kali terpantau pada 4 Januari 2026. Lubang amblas tersebut memiliki diameter sekitar 20 meter dengan kedalaman diperkirakan mencapai 15 meter.

Taufik juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Ia menyoroti adanya warga yang mengambil air dari lubang sinkhole dengan keyakinan dapat menyembuhkan penyakit.

“Masyarakat diimbau tidak terpengaruh isu-isu yang tidak berdasar. Klaim seperti air ini bisa menyembuhkan penyakit belum memiliki bukti ilmiah, sehingga tidak patut dipercaya,” katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, M Fajar Rillah Vesky, mengapresiasi langkah cepat Badan Geologi dalam melakukan kajian di lokasi sinkhole. Menurutnya, hasil penelitian tersebut sangat dibutuhkan untuk mencegah potensi risiko yang dapat membahayakan keselamatan warga.

“Hasil kajian Badan Geologi akan menjadi rujukan penting bagi pemerintah daerah dalam merumuskan langkah antisipasi dan kebijakan penanganan yang tepat,” ujarnya. (Ant/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik