Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Capaian Pangan dan Energi Patut Dibanggakan

M Ilham Ramadhan Avisena
06/1/2026 15:29
Capaian Pangan dan Energi Patut Dibanggakan
Presiden Prabowo Subianto .(Antara)

STRATEGI transformasi bangsa yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto mulai menunjukkan hasil konkret. Salah satu capaian krusial yang disorot ialah keberhasilan Indonesia mengamankan swasembada beras di tengah situasi geopolitik global yang penuh ketidakpastian.

Hal itu ditegaskan Presiden Prabowo saat membuka Taklimat Awal Tahun di Hambalang, Selasa (6/1). Kepala Negara menyebut capaian pemerintahan selama satu tahun terakhir merupakan buah dari strategi yang disusun secara matang dan terukur.

"Jadi apa yang telah kita capai, menurut saya sangat membanggakan. Salah satu landasan pertama dari strategi transformasi bangsa yang saya canangkan, yang saya tawarkan kepada rakyat sewaktu saya dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencalonkan diri, kita maju ke hadapan rakyat dengan sesuatu strategi, strategi tertulis, terukur, melalui kajian puluhan tahun," ujar Presiden.

Inti dari strategi transformasi tersebut, lanjut Prabowo, ialah kemandirian nasional. Indonesia harus berdiri di atas kekuatan sendiri agar mampu memutus rantai kemiskinan dan ketergantungan global. Dinamika geopolitik saat ini pun dinilai membuktikan relevansi strategi tersebut.

"Kita bisa bayangkan, kalau kita tidak swasembada beras di tengah konflik di mana-mana, perang di mana-mana. Sumber impor beras kita adalah Thailand, Vietnam, Kamboja. Sekarang Thailand dan Kamboja perang terus," tambahnya.

Lampaui Target
Prabowo mengungkapkan, target awal swasembada pangan sebenarnya dipatok dalam waktu empat tahun. Namun, kerja keras tim pangan mampu melampaui ekspektasi tersebut lebih cepat dari jadwal yang ditentukan.

"Alhamdulillah, target yang saya berikan kepada tim, tim pangan kita, saya berikan target awal adalah 4 tahun untuk swasembada pangan. Alhamdulillah Desember 31 tahun 2025, waktu 24.00 bisa kita dengan resmi mengatakan di tahun 2025 RI swasembada beras," ungkapnya.

Keberhasilan ini kian lengkap dengan torehan sejarah pada cadangan beras pemerintah yang kini menyentuh level tertinggi sejak Indonesia merdeka. Angka tersebut melampaui capaian periode-periode pemerintahan sebelumnya.

"Hari ini cadangan beras kita di gudang-gudang pemerintah lebih dari 3 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia. Ini saya kira adalah akibat kerja keras semua unsur," tegasnya.

Kedaulatan Energi
Selain sektor pangan, Presiden menekankan bahwa swasembada energi menjadi fondasi mutlak berikutnya. Ketergantungan energi terhadap negara lain hanya akan membuat posisi Indonesia rentan secara ekonomi maupun politik.

"Selain swasembada pangan, dasar selanjutnya adalah swasembada energi. Kalau kita tergantung dengan negara lain untuk energi, tidak mungkin kita makmur, tidak mungkin kita lepas dari kemiskinan," kata Presiden.

Ia kembali mengingatkan pelajaran berharga dari pandemi covid-19, di mana banyak negara menutup akses perdagangan demi kepentingan domestik masing-masing. Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa kemandirian pangan dan energi merupakan kebutuhan strategis demi kedaulatan bangsa, bukan sekadar pilihan kebijakan. (Mir/P-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik