Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Kesepakatan Dagang Indonesia-AS: Prabowo Bertemu Trump Januari 2026

Ihfa Firdausya
23/12/2025 10:18
Kesepakatan Dagang Indonesia-AS: Prabowo Bertemu Trump Januari 2026
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto(Kemenko Perekonomian)

Presiden Prabowo Subianto direncanakan akan bertemu langsung dengan Presiden AS Donald Trump untuk menandatangani kesepakatan dagang kedua negara. Kedua pemimpin dijadwalkan bertemu pada akhir Januari 2026 mendatang.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai melakukan perundingan dengan Utusan Dagang Amerika Serikat atau United States of Trade Representative (USTR) Ambassador Jamieson Greer di kantor USTR, Washington D.C. Pertemuan itu terkait penyelesaian dokumen Agreement on Reciprocal Tariff (ART) antara Indonesia dengan Amerika Serikat.

Airlangga memaparkan, salah satu isu substansi perjanjian ART menyepakati framework timetable. Pada minggu kedua Januari 2026, tim teknis Indonesia dan Amerika Serikat akan melanjutkan kembali pertemuan teknis untuk legal scrubbing, serta cleanup dokumen yang ditargetkan selesai dalam satu minggu. Waktunya tentatif antara tanggal 12 sampai dengan tanggal 19 Januari.

“Setelah seluruh proses teknis diselesaikan, maka diharapkan akhir bulan Januari ini akan disiapkan dokumen untuk dapat ditandatangani secara resmi oleh Presiden Prabowo dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump,” kata Airlangga dalam konferensi pers secara virtual dari AS, Selasa pagi waktu Indonesia.

Saat ini, katanya, pihak Amerika sedang mengatur waktu yang tepat untuk rencana pertemuan antara kedua pemimpin tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Indroyono Soesilo mengatakan saat ini KBRI di Washington menunggu instruksi dari Jakarta untuk persiapan kunjungan Presiden Prabowo ke Washington DC.

“Sekarang kami dari Kedutaan Besar Republik Indonesia counting down, menghitung hari untuk persiapan tujuan Bapak Presiden yang direncanakan pada akhir Januari 2026. Sambil menunggu instruksi dari Jakarta nantinya, kami sudah mulai bersiap-siap,” kata Indroyono.

“Mudah-mudahan semuanya bisa berjalan lancar. Kalau nanti perjanjiannya disepakati bisa langsung diimplementasikan. Karena memang tugas dari perwakilan kita di Amerika Serikat nantinya adalah mengimplementasikan perjanjian yang akan ditandatangi itu,” pungkasnya.

Berdasarkan pertemuan itu, Menko Airlangga memastikan seluruh kesepakatan sesuai dengan persetujuan tarif AS yang disepakati pada 22 Juli 2025.

“Ini adalah perjanjian melanjutkan yang 22 Juli lalu, kesepakatan antara kedua pemimpin di mana tarif Indonesia diturunkan dari 32% menjadi 19%. Itu seluruhnya sesuai dengan pembahasan di dalam persetujuan per tanggal 22 Juli yang lalu,” ujar Airlangga dalam konferensi pers secara virtual dari AS, Selasa pagi waktu Indonesia.

“Tentunya yang utama memberikan keseimbangan bagi akses pasar untuk produk-produk di Amerika, pada hal yang sama juga terkait dengan akses pasar bagi Indonesia ke Amerika. AS memberikan pengecualian kepada tarif produk unggulan kita seperti minyak sawit, kopi, teh, kakao, dan Amerika sangat berharap untuk mendapatkan akses terhadap critical mineral,” tambahnya. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya