Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Jasa Raharja Dukung Target Indonesia Zero ODOL 2027 demi Tekan Kecelakaan Lalu Lintas

Rahmatul Fajri
19/12/2025 21:38
Jasa Raharja Dukung Target Indonesia Zero ODOL 2027 demi Tekan Kecelakaan Lalu Lintas
Ilustrasi(Dok Istimewa)

PT Jasa Raharja mendukung target pemerintah mewujudkan Indonesia Zero ODOL (Over Dimension Over Load) pada tahun 2027. Langkah ini dipandang krusial untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, mengurangi kerusakan infrastruktur jalan, serta menjamin keselamatan pengguna jalan secara nasional.

Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Plt. Direktur Utama Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, dalam kegiatan Sosialisasi dan Normalisasi Kendaraan ODOL Tahun 2025 yang digelar di Gedung Tani Puspo Agro, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (16/12).

Dewi menjelaskan bahwa kendaraan yang melebihi kapasitas muatan dan dimensi merupakan ancaman serius bagi ketertiban transportasi. "Kendaraan yang tidak sesuai ketentuan berpotensi menimbulkan risiko fatal bagi pengguna jalan. Jasa Raharja mendukung penuh normalisasi ODOL sebagai bagian dari upaya membangun sistem transportasi yang lebih aman," kata Dewi, melalui keterangannya, Jumat (19/12).

Acara Sosialisasi dan Normalisasi Kendaraan ODOL Tahun 2025 ini turut dihadiri oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta jajaran Korlantas Polri. Menteri Perhubungan menekankan bahwa pencapaian target Zero ODOL 2027 memerlukan komitmen kolektif dari seluruh pemangku kepentingan.

“Target utamanya adalah mencapai Indonesia Zero ODOL pada tahun 2027 untuk mewujudkan transportasi yang berkeselamatan dan berkeadilan, sekaligus memperkuat sistem logistik nasional,” ujar Menhub Dudy Purwagandhi.

Senada dengan hal tersebut, Gubernur Khofifah Indar Parawansa memastikan Jawa Timur siap menjadi pionir dalam koordinasi program normalisasi ini. Menurutnya, sinergi dengan pelaku usaha dan industri karoseri menjadi kunci agar efisiensi logistik tetap terjaga tanpa mengorbankan keselamatan publik.

Sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi nyata dalam penguatan tata kelola transportasi, Menteri Perhubungan menyerahkan sertifikat penghargaan kepada Jasa Raharja. Penghargaan serupa juga diberikan kepada Korlantas Polri dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Dewi Aryani Suzana menambahkan, sebagai penyelenggara asuransi kecelakaan sosial, Jasa Raharja tidak hanya fokus pada penanganan pasca-kecelakaan, tetapi juga aktif dalam aspek pencegahan.

"Kami terus memperkuat kolaborasi lintas sektor agar perlindungan kepada masyarakat dapat berjalan optimal, mulai dari sosialisasi pencegahan hingga penanganan yang cepat saat terjadi musibah di jalan raya," pungkasnya.

Melalui langkah normalisasi ini, Jasa Raharja berharap risiko kecelakaan akibat kegagalan fungsi kendaraan karena kelebihan muatan dapat diminimalisir secara signifikan, menciptakan ekosistem transportasi darat yang tertib dan berkelanjutan. (H-2)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik