Headline
Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Keuangan memastikan telah mengalokasikan dana Transfer ke Daerah (TKD) bagi tiga wilayah terdampak bencana, yakni Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, dengan total anggaran mencapai Rp43,8 triliun yang akan disalurkan pada tahun 2026.
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan bahwa pemerintah memberikan pelonggaran ketentuan penyaluran dana kepada ketiga daerah tersebut guna mempercepat pemulihan serta pembangunan kembali infrastruktur yang rusak akibat bencana.
“Kami memahami pemerintah daerah membutuhkan ruang gerak yang cepat. Jangan sampai proses pemulihan terhambat oleh urusan administratif. Karena itu, total TKD tanpa persyaratan penyaluran pada 2026 ditetapkan sebesar Rp43,8 triliun,” ujar Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (17/12).
Ia menegaskan bahwa kebutuhan mendesak untuk memperbaiki jaringan infrastruktur serta mendukung pembangunan di daerah terdampak menjadi pertimbangan utama kebijakan tersebut. Menurutnya, dana TKD untuk tahun anggaran 2025 bagi ketiga wilayah tersebut telah sepenuhnya disalurkan, dan akan kembali dikirimkan pada 2026 tanpa syarat penyaluran.
“Untuk daerah yang terdampak bencana, alokasi transfer ke daerah tahun 2025 sudah seluruhnya disalurkan, dan pada 2026 akan kembali kami transfer tanpa syarat salur,” jelas Suahasil.
Lebih lanjut, Suahasil mengungkapkan bahwa pendanaan tersebut bersumber dari reprioritisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026, dengan memangkas belanja yang dinilai kurang mendesak serta mengoptimalkan anggaran infrastruktur di kementerian dan lembaga (K/L). (Z-10)
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tengah menggodok sistem untuk mempercepat penyaluran dana ke pemerintah daerah (pemda).
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dalam menjaga tata kelola keuangan daerah yang baik dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
Itu akan membuat ekonomi daerah bekerja seperti mesin yang kehabisan pelumas, komponen tetap ada, tapi pergerakan tidak lagi mulus
PEMERINTAH tengah mengalkulasi dan menyiapkan opsi penambahan penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.
Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan juga sejatinya disebut tak sekadar memotong, melainkan mengalihkan dana untuk mendukung program prioritas.
Menurut Mahyeldi, bencana yang terjadi tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga mempersempit ruang fiskal pemerintah daerah,
MESKIPUN dana transfer ke daerah (TKD) untuk Jawa Timur mendapat potongan Rp2,9 triliun, Pemprov Jatim tetap akan melaksanakan program-program prioritas yang sudah dirancang melalui APBD.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tengah menggodok sistem untuk mempercepat penyaluran dana ke pemerintah daerah (pemda).
Pemotongan TKD dari pemerintah pusat untuk Indramayu pada 2026 mendatang jumlahnya mencapai Rp240 miliar.
Selain mempertimbangkan penerapan WFH, Pemkot Cirebon juga sedang mempertimbangkan berbagai program untuk melakukan efisiensi anggaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved