Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mengenalkan aplikasi dengan sistem kecerdasan buatan (AI) bernama Trade AI. Aplikasi yang kini sedang dikembangkan itu dirancang untuk meningkatkan ketepatan analisis impor.
Teknologi itu dirancang untuk pendeteksian dini praktik under-invoicing, over-invoicing, dan potensi pencucian uang berbasis perdagangan, yang berpotensi menggerus penerimaan negara.
Dalam pengembangannya, Trade AI dilengkapi kemampuan analisis nilai pabean, klasifikasi barang, verifikasi dokumen. Seluruh fungsi ini nantinya akan terintegrasi dengan sistem CEISA 4.0, sehingga memperkuat koordinasi dan pengambilan keputusan di berbagai lini pengawasan.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa,menyebut teknologi itu akan memperkecil praktik under invoicing seperti yang pernah ia temukan di Surabaya.
“Waktu saya ke Surabaya, kan saya lihat tuh barang apa, saya cek harganya berapa, saya cek ke marketplace langsung secara manual. Trade AI melakukan ini dengan otomatis,” kata Purbaya konferensi pers di di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (12/12).
“Jadi begitu barangnya masuk, langsung dicek, dibandingkan dengan harga di marketplace di Indonesia, juga dilakukan pengecekan di marketplace luar negeri. Jadi akan lebih cepat dan kemungkinan terjadinya under-invoicing akan semakin kecil,” jelasnya.
Di sisi lain, Purbaya tidak menjamin aplikasi ini bisa menangkal 100% impor ilegal. “Kalau 100 gak mungkin, karena walaupun alatnya canggih pasti ada kebocoran sedikit di sana-sini. Nanti kita lihat persentasenya seperti apa,” paparnya.
Namun, katanya, pelabuhan-pelabuhan yang memakai sistem ini akan memperkecil peluang terjadinya impor-ekspor ilegal.
“Tapi kalau pakai masuk pelabuhan tikus, ya kita mesti pasang kucing di situ kelihatannya, itu belum tentu bisa dijaga. Tapi saya yakin sebagian besar barang selundupan, yang besar-besar itu masuknya lewat pelabuhan-pelabuhan besar,” katanya.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
MOODY'S Investors Service menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, tetapi tetap mempertahankan peringkat kredit di level Baa2.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah belum berencana memangkas insentif pajak meskipun nilai belanja perpajakan terus meningkat.
Menkeu Purbaya optimistis rupiah bisa menguat hingga Rp15.000 per dolar AS. Ia menilai BI mampu mendorong penguatan lewat fundamental ekonomi.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih berlangsung.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyambut positif pengunduran diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman, kemarin (30/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved