Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menekankan bahwa seluruh bantuan tunai dari pemerintah, termasuk Bantuan langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) harus dimanfaatkan secara tepat dan tidak boleh dipakai untuk hal-hal yang merugikan, termasuk judi online.
“Tidak boleh digunakan untuk membeli barang berlebihan atau hal yang tidak bermanfaat, apalagi judi online. Itu benar-benar dilarang,” ujar Mensos saat meninjau penyaluran BLT Kesra di Kantor Pos Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (10/12).
Ia menjelaskan bahwa bantuan tunai ini diberikan pemerintah untuk meringankan pengeluaran keluarga penerima manfaat menjelang akhir tahun, sekaligus mendorong konsumsi yang dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional.
Mensos kembali mengingatkan agar bantuan tidak disalahgunakan. Dana tersebut diharapkan digunakan untuk kebutuhan prioritas, seperti kebutuhan sekolah anak, modal usaha kecil, atau pengeluaran penting lainnya.
“Tidak boleh dipakai beli motor, tidak boleh beli rokok, dan tidak untuk belanja yang berlebihan,” tegasnya.
Gus Ipul juga menjelaskan bahwa BLT Kesra merupakan program akhir tahun dari Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan keluarga yang paling membutuhkan tetap terpenuhi hak-hak dasarnya. Ia memastikan penyaluran mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Mensos juga menegaskan pesan Presiden agar bantuan tepat sasaran dan digunakan secara bijak. “Gunakan untuk kebutuhan pokok, pendidikan anak, atau merintis usaha. Itu yang paling penting,” tandasnya.
Salah satu penerima BLTS Kesra, Mariah (62), warga Rusun Jatinegara Barat yang berjualan es campur dengan penghasilan harian sekitar Rp30-40 ribu, menyampaikan terima kasih atas bantuan Rp900.000 yang diterimanya. Ia berharap program ini bisa berlanjut.
BLTS Kesra disalurkan kepada 35 juta keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia, dengan nilai bantuan Rp900.000 setiap tiga bulan. Dari total anggaran Rp31 triliun, sekitar Rp26 triliun telah tersalurkan kepada 28 juta penerima melalui Himbara dan PT Pos Indonesia. (Ant/E-3)
Pernyataan Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, terkait penonaktifan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan berpotensi menyesatkan publik dan memicu penyebaran hoaks
KEMENTERIAN Sosial menyatakan akan membuka opsi pengaktifan kembali atau reaktivasi otomatis peserta PBI JKN yang menderita penyakit kronis dan katastropik.
Gus Ipul menekankan bahwa akurasi data adalah fondasi utama agar program bantuan sosial (bansos) tidak lagi salah sasaran.
MENTERI Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul angkat bicara soal kasus pengusiran Nenek Elina, 80, dari rumahnya di Surabaya
Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau langsung penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) hari terakhir yang dilaksanakan di Kantor Pos Cikini, Jakarta Pusat.
Kemensos menyiapkan program rekonstruksi dan pemulihan masyarakat terdampak pascabencana di Sumatra seperti jaminan hidup (jadup) sebesar Rp3 juta
MENTERI Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkapkan fakta mengejutkan terkait carut-marut data Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan.
Kemensos menonaktifkan 13,5 juta peserta BPJS Kesehatan dari segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) sepanjang 2025.
Gus Ipul menekankan bahwa akurasi data adalah fondasi utama agar program bantuan sosial (bansos) tidak lagi salah sasaran.
Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, membeberkan alasan fundamental di balik keputusan Presiden Prabowo Subianto melibatkan Indonesia dalam Board of Peace.
Ketidakhadiran sejumlah tokoh penting dalam puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) 100 Tahun Masehi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Istora Senayan.
MENTERI Sosial RI Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebut Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) bencana mencapai rata-rata lebih dari 85 persen hingga akhir 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved