Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Kerugian Akibat Bencana Capai Rp68,67 T, Pertumbuhan Kuartal IV bakal Meleset

Ihfa Firdausya
04/12/2025 21:53
Kerugian Akibat Bencana Capai Rp68,67 T, Pertumbuhan Kuartal IV bakal Meleset
Ilustrasi: Warga melintas di dekat mobil warga yang terbawa arus banjir di kawasan Desa Bukit Tempurung, Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.(Antara/Syifa Yulinnas)

DIREKTUR Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengamini prediksi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV 2025 akan sedikit melambat akibat bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Berdasarkan hasil studi Celios, bencana ekologis di Sumatra periode November 2025 diproyeksi telah mengakibatkan kerugian ekonomi Rp68,67 triliun. Angka itu mencakup kerusakan rumah penduduk, kehilangan pendapatan rumah tangga, rusaknya fasilitas infrastruktur jalan dan jembatan serta kehilangan produksi lahan pertanian yang tergenang banjir-longsor.

"Pertumbuhan ekonomi kuartal IV yang bertepatan dengan momentum nataru menjadi terganggu. Awalnya ekonomi diproyeksi tumbuh 5,1% pada kuartal IV tapi karena terdampak bencana banjir di Sumatra menjadi 5,03% (yoy)," ungkap Bhima, Kamis (4/12).

Celios menyebut bencana ekologis dipicu oleh alih fungsi lahan karena deforestasi sawit dan pertambangan. Sementara sumbangan dari tambang dan sawit bagi provinsi Aceh, misalnya, tak sebanding dengan kerugian akibat bencana yang ditimbulkan. 

"Celios mendesak moratorium segera izin tambang dan perluasan kebun sawit. Sudah waktunya beralih ke ekonomi yang lebih berkelanjutan, ekonomi restoratif. Tanpa perubahan struktur ekonomi, bencana ekologis akan berulang dengan kerugian ekonomi yang jauh lebih besar," pungkasnya. (Ifa)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Mirza
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik