Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Penggunaan Truk Hybrid Diharapkan Dorong Efisiensi Operasional Usaha Tambang

Naufal Zuhdi
01/12/2025 16:03
Penggunaan Truk Hybrid Diharapkan Dorong Efisiensi Operasional Usaha Tambang
Ilustrasi(Antara)

PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) resmi bekerja sama dengan produsen truk hybrid asal Tiongkok demi meningkatkan kinerja dan mendorong efisiensi operasional perusahaan tambang.

“Kami telah menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan salah satu produsen teknologi truk hybrid terbesar dari Tiongkok pada akhir November 2025,” ujar Direktur Utama HOPE, Kevin Jong, Senin (1/12).

Ia mengatakan pihaknya kini tengah menyiapkan tahap uji coba penggunaan truk hybrid tersebut di Indonesia. Pengujian dijadwalkan dilakukan pada awal 2026. Berdasarkan informasi dari produsen, konsumsi energi truk hybrid itu diklaim lebih hemat 30%-50% dibanding truk berbahan bakar solar.

“Uji coba ini akan mengukur ketahanan serta efisiensi bahan bakar truk hybrid tersebut,” katanya.

Rencananya, truk berkapasitas angkut 30 ton itu akan diuji di area tambang nikel untuk mengangkut material.

Jika hasil uji coba memuaskan, HOPE berencana memasarkan truk hybrid itu kepada pelaku usaha tambang di Indonesia, termasuk PT Tambang Meranti Mulia Sejahtera (TMMS), perusahaan yang sudah menjadi bagian dari investasi HOPE.

“Setelah uji coba berjalan baik, kami akan mulai menjual truk hybrid ini kepada konsumen korporasi di sektor pertambangan,” ungkap Kevin.

Saat ini, HOPE memiliki saham di TMMS dan berencana menambah porsi kepemilikan sesuai dengan keterbukaan informasi kepada Otoritas Bursa. Kolaborasi tersebut diharapkan menciptakan sinergi positif, terutama dalam menekan biaya operasional TMMS melalui pengurangan konsumsi BBM—komponen biaya terbesar bagi perusahaan tambang.

Selain mendorong efisiensi operasional, penggunaan truk hybrid turut mendukung praktik industri yang lebih ramah lingkungan dan sejalan dengan prinsip ekonomi berkelanjutan. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik