Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Kementerian PU Tangani Tiga Ruas Tol Terdampak Banjir di Sumatra Jelang Nataru

Naufal Zuhdi
30/11/2025 12:25
Kementerian PU  Tangani Tiga Ruas Tol Terdampak Banjir di Sumatra Jelang Nataru
Ruas tol yang terdampak banjir di Sumatra, ada titik genangan(Dok.Humas Kementerian PU)

TIGA ruas tol, yakni Jalan Tol Binjai–Pangkalan Brandan di Sumatrra Utara, Jalan Tol Padang–Sicincin di Sumatrra Barat, serta Jalan Tol Sigli–Banda Aceh di Provinsi Aceh terdampak akibat cuaca ekstrem dan banjir di Sumatra. Kementerian Pekerjaan Umum atau Kementerian PU bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) segera menangani tiga ruas tol tergenang tersebut. Apalagi fungsinya vital menjelang periode Natal 2025 dan Tahun Baru atau Nataru 2026.

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo menegaskan bahwa percepatan penanganan darurat di semua lokasi terdampak cuaca ekstrem menjadi prioritas.

"Ketiga ruas tol tersebut memiliki fungsi vital dalam mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di Sumatra. Kementerian PU bersama BUJT dan seluruh pemangku kepentingan terus bekerja 24 jam untuk memastikan keamanan, stabilitas konstruksi, serta kelancaran arus lalu lintas menjelang Nataru 2025/2026,” tegas Dody dikutip dari siaran pers yang diterima, Minggu (30/11).

Curah hujan ekstrem memicu gerusan tanah dan meluapnya aliran air pada sejumlah titik Jalan Tol Binjai–Pangkalan Brandan, khususnya di Seksi 2 (Kuala Bingai–Tanjung Pura) pada KM 49+800, KM 50+800, KM 52+600, dan KM 53+400. Kondisi ini mengharuskan penghentian sementara operasi di titik-titik terdampak.

Kementerian PU bersama BUJT melalui PT Hutama Karya (Persero) melakukan penanganan darurat berupa penutupan jalur tergenang, pengamanan lokasi, pengalihan arus lalu lintas, serta penyusunan kajian teknis untuk rencana penanganan permanen. Sementara itu, Seksi 3 (Tanjung Pura–Pangkalan Brandan) tetap beroperasi normal dan menjadi jalur alternatif.

BUJT juga menyalurkan bantuan logistik dan dukungan evakuasi bagi masyarakat terdampak, dengan posko pengungsian beroperasi di Rest Area KM 41+000 Jalur B. Tim Layanan Jalan Tol (LJT), tim rescue, tim derek, PJR Polda Sumut, dan unsur TNI  terus diterjunkan untuk memastikan keamanan area.

Curah hujan tinggi juga menyebabkan genangan sesaat dan gerusan tanah pada sejumlah titik Jalan Tol Padang–Sicincin. Genangan sempat terjadi di KM 8+800 dari arah Sicincin menuju GT Padang, namun kini telah surut dan ruas kembali normal.

Sementara itu, gerusan lereng teridentifikasi di KM 21 Jalur A, KM 22 Jalur B, KM 26 Jalur A, dan KM 31 Jalur A. Penanganan sementara telah dilakukan untuk menjaga stabilitas area, dan peningkatan patroli tetap berjalan mengingat potensi hujan tinggi masih berlangsung.

Sebagai dukungan tambahan, BUJT meningkatkan jumlah personel siaga dan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak di sekitar area jalan tol.

Di Provinsi Aceh, intensitas hujan tinggi berdampak pada beberapa infrastruktur, termasuk Jalan Tol Sigli–Banda Aceh. Secara umum, ruas tol tetap aman dilalui dan beroperasi normal, dengan peningkatan pengawasan pada titik rawan.

Gerusan teridentifikasi di Jembatan Akses Gerbang Tol Jantho KM 1+400 Jalur A, namun tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Pengamanan sementara berupa pemasangan water barrier dan peningkatan patroli telah dilakukan. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik