Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Pameran wisata Extra 2025 yang digelar Golden Rama di lima kota pada 21-23 November menunjukkan wisatawan Indonesia tak lagi hanya mengejar destinasi, tetapi pengalaman yang lebih terkurasi. Tren baru itu terlihat dari bagaimana pengunjung datang dengan rencana yang jauh lebih matang, memadukan riset mendalam, skema pembiayaan, hingga minat pada perjalanan bertema.
Presiden Direktur Golden Rama Tours & Travel Madu Sudono menyebut perubahan pola itu mencerminkan kematangan wisatawan. "Extra bukan hanya tempat mencari ide liburan, tetapi ruang untuk memahami bagaimana tren global bergerak dan bagaimana perjalanan bisa dirancang lebih personal," ujarnya dikutip dari siaran pers, Senin (24/11).
Golden Rama mengidentifikasi empat pergeseran besar, yaitu wisata berbasis pengalaman autentik semakin dominan; grup tour kembali naik daun untuk rute Eropa, Korea, Tiongkok, dan Rusia; cruise travel melonjak terutama untuk keluarga; serta premium travel yang makin diperhitungkan berkat pemanfaatan reward bank hingga skema cicilan.
GM Communication & CRM Golden Rama Ricky Hilton melihat pola ini sebagai tanda bahwa pelancong kini lebih ingin perjalanan yang terstruktur.
"Minat terhadap winter travel, cruise, hingga multi-country itinerary menunjukkan bahwa traveler Indonesia semakin terinformasi dan semakin ingin perjalanan yang terkurasi," katanya.
Data global memperkuat gambaran tersebut. Skyscanner mencatat 84% traveler berencana bepergian sama atau lebih banyak tahun depan. Namun orientasinya bergeser: perjalanan menjadi ruang untuk mencari ketenangan dan makna. Fenomena Altitude Shift, pergeseran minat ke destinasi pegunungan, menguat, dengan 76% traveler tertarik menjadikan gunung sebagai tempat retreat mental.
Dalam konteks ini, Extra 2025 menampilkan inspirasi perjalanan ke destinasi pegunungan Asia dan Eropa, termasuk Dolomites di Italia Utara yang kini dianggap ikon slow-mountain travel. Bentang alam alpine yang tenang dan ritme perjalanan tanpa buru-buru menjadi gambaran tren baru yang menekankan keseimbangan diri.
Di Lippo Mall Puri, minat pengunjung Jakarta berfokus pada rute long-haul, musim dingin, serta multi-country. Alurnya jelas, yakni wisatawan datang bukan untuk melihat-lihat, tetapi sudah membawa draft itinerary dan membandingkan kematangan paket.
Penawaran pun menyesuaikan arah pasar. Paket grup Tiongkok mulai Rp8,8 juta, Korea Rp6,8 juta, Eropa Rp21,9 juta, hingga Rusia Rp19,8 juta. Cruise menjadi salah satu magnet terbesar, didorong skema Beli 2 Dapat 4 serta diskon hingga 60%. Penawaran akomodasi dan tiket pesawat juga agresif, termasuk diskon hotel mulai Rp1 juta dan tiket pesawat Rp2 juta.
Di sisi pembiayaan, cicilan 0% hingga 12 bulan dan program Extra Discount dengan Reward BCA menjadi opsi favorit pengunjung yang ingin merencanakan liburan jangka panjang secara lebih terukur. Dukungan 34 mitra industri, dari dewan pariwisata negara hingga operator cruise global, menjadikan Extra sebagai barometer minat wisatawan Indonesia. Tahun ini, pameran tersebut digelar tiga kali untuk menyesuaikan kebutuhan perencanaan yang semakin kompleks.
"Setiap kota memiliki dinamika unik, namun satu hal tetap konsisten. Masyarakat kini semakin mencari perjalanan yang bermakna, terorganisir, dan terasa dekat dengan diri mereka," ujar Sudono. (E-3)
Capaian ini sejalan dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Samosir dari tahun ke tahun.
Berbagai proyek pariwisata dinilai merusak Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) Gunungsewu, bertentangan dengan prinsip perlindungan kawasan karst.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Dubai mencatat 17,55 juta wisatawan internasional sepanjang Januari-November 2025. Kota ini kian diminati berkat akses penerbangan, hotel beragam, dan wisata inklusif.
Data BPS mencatat lebih dari 300.000 wisatawan asal Indonesia berkunjung ke Tiongkok pada Semester I-2025, menyumbang sekitar 5,6% dari total perjalanan luar negeri WNI.
tenggelamnya kapal Putri Sakinah di Labuan Bajo, dinilai cerminan lemahnya tata kelola pelayanan publik di sektor keselamatan transportasi laut khususnya pariwisata
Meski secara konsisten masuk dalam jajaran sepuluh besar setiap tahunnya, ini adalah kali pertama Bali menempati posisi puncak dalam sejarah penilaian TripAdvisor.
Pendapatan bulanan tempat wisata melonjak dari rata-rata Rp12 juta menjadi sekitar Rp32 juta per bulan, seiring dengan meningkatnya kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara.
Kebijakan itu diharapkan bisa menarik pengunjung, sehingga meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Dubai mencatat 17,55 juta wisatawan internasional sepanjang Januari-November 2025. Kota ini kian diminati berkat akses penerbangan, hotel beragam, dan wisata inklusif.
Ingin melancong ke Uni Emirat Arab? Ini 7 destinasi yang cocok bagi Gen Z dan Milenial yang ingin berkunjung ke Dubai.
Selain menjadi pusat operasional regional, kantor pusat ini pun dirancang untuk menampung berbagai aktivitas korporasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved