Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Bangun 219 Ribu Rumah Subsidi, Apersi Ditantang Penuhi Kuota FLPP

 Gana Buana
16/11/2025 13:31
Bangun 219 Ribu Rumah Subsidi, Apersi Ditantang Penuhi Kuota FLPP
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, dalam Perayaan HUT ke-27 Apersi bertema “Membangun Rumah Rakyat, Rumah Rakyat-Pasti Apersi” di Jakarta, Jumat (14/11).(Dok. Kementerian PKP)

ASOSIASI Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) menegaskan kembali komitmennya dalam menyediakan rumah layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Hingga 14 November 2025, asosiasi yang berdiri sejak 1998 itu tercatat telah menyalurkan 219.631 unit rumah subsidi melalui skema Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP).

“Kami terus berkomitmen membangun rumah rakyat. Sejak berdiri hingga kini, komitmen itu terus kami jaga,” ungkap Ketua Umum DPP Apersi, Junaidi Abdillah, dalam Perayaan HUT ke-27 Apersi bertema “Membangun Rumah Rakyat, Rumah Rakyat-Pasti Apersi” di Jakarta, Jumat (14/11).

Ia menegaskan, langkah Apersi sejalan dengan Program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Memiliki rumah akan meningkatkan martabat rakyat. Karena itu, kami mendukung penuh Program Tiga Juta Rumah,” kata Junaidi.

Berdasarkan data Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), sepanjang 2022 hingga 14 November 2025, Apersi menyerap nilai KPR FLPP sebesar Rp26,3 triliun. Penyaluran tersebut tersebar pada 5.416 proyek perumahan di 311 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Dari total penyaluran KPR FLPP anggota Apersi, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menjadi mitra penyalur terbesar. Dalam periode 2022-2025, BTN menyalurkan 130.514 unit atau 59,42 persen dari total KPR FLPP Apersi. Sisanya disalurkan melalui BRI, BNI, dan Bank Mandiri.

Kontribusi 2025 Capai 66 Ribu Unit

Pada tahun 2025 saja, Apersi telah menyumbang 66.147 unit rumah subsidi, setara 29,88 persen dari total penyaluran KPR FLPP nasional yang mencapai 221.395 unit. Dengan pencapaian itu, Apersi menjadi kontributor terbesar kedua penyaluran KPR FLPP nasional.

“Sebanyak 3.100 anggota Apersi siap bekerja keras mewujudkan target KPR FLPP nasional sebanyak 350 ribu unit tahun ini,” tegas Junaidi.

Kuota FLPP Terbesar Sepanjang Sejarah

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, yang hadir dalam acara tersebut, menyatakan bahwa kuota KPR FLPP tahun 2025 sebanyak 350 ribu unit merupakan yang terbesar sepanjang sejarah.

“Kami mengajak seluruh pengembang, termasuk Apersi, untuk ikut memenuhi kuota tersebut. Mari kita kerja keras dalam sisa waktu satu setengah bulan ini,” ujar Maruarar.

Ia juga mengapresiasi kualitas pembangunan rumah oleh Apersi. “Mari kita membuat konsumen puas dengan kualitas yang bagus. Jaga nama baik pengembang karena reputasi adalah nomor satu,” katanya.

Ketua Panitia HUT ke-27 Apersi, Deddy Indrasetiawan, mengatakan bahwa perayaan tahun ini diikuti seluruh DPP dan 28 DPD Apersi secara luring dan daring. Acara tersebut juga dihadiri para pemangku kepentingan, termasuk jajaran Kementerian PKP, BP Tapera, serta perbankan.

“Tema yang kami pilih mencerminkan kepedulian kami terhadap pembangunan rumah rakyat,” ujar Deddy. (Z-10)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya