Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Danantara-Pemerintah Kolaborasi Tangani Utang Kereta Cepat

Andhika Prasetyo
12/11/2025 07:52
Danantara-Pemerintah Kolaborasi Tangani Utang Kereta Cepat
Ilustrasi(Antara)

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa pihaknya bersama pemerintah akan berbagi peran dalam menangani utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) secara terukur dan bertanggung jawab.

Menurut Dony, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk memastikan keberlanjutan layanan transportasi modern yang telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan perekonomian nasional.

“Masalah restrukturisasinya sudah disampaikan oleh Bapak Presiden (Prabowo Subianto). Tentu akan melibatkan pemerintah dan Danantara,” ujar Dony usai menghadiri penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) Percepatan Pembangunan Gudang Perum Bulog di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa.

Dony menegaskan bahwa Danantara akan fokus pada pengelolaan aspek operasional Whoosh, agar layanan transportasi tersebut semakin efisien dan mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat di kawasan Jakarta–Bandung dan sekitarnya.

“Solusi terbaik akan disesuaikan dengan porsi masing-masing. Danantara akan menangani sisi operasional Whoosh, sementara pemerintah berperan dalam penguatan infrastruktur,” jelasnya.

Ia menilai bahwa kehadiran Whoosh telah memberikan dampak ekonomi nyata, terutama dalam mempercepat pergerakan masyarakat dan memperkuat konektivitas antarwilayah yang sebelumnya memerlukan waktu tempuh lebih lama.

“Whoosh memberikan manfaat besar, terutama bagi perekonomian dan transportasi massal nasional,” ujarnya.

Dony menambahkan bahwa Danantara berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan dan profesionalisme pengelolaan Whoosh, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami bertanggung jawab terhadap operasional Whoosh agar layanan ini semakin optimal, efisien, dan diminati masyarakat. Mudah-mudahan jumlah penumpang terus meningkat ke depannya,” katanya.

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya akan bertanggung jawab penuh terhadap polemik dan keberlangsungan operasional Whoosh. Pernyataan tersebut disampaikan usai meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta Pusat, pada Selasa (4/11).

“Nggak usah khawatir soal Whoosh. Saya sudah pelajari masalahnya, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Saya akan tanggung jawab semuanya,” tegas Presiden Prabowo.

Presiden juga menegaskan bahwa proyek kereta cepat tersebut tidak menghadapi persoalan serius seperti yang ramai diberitakan, dan pemerintah akan memastikan keberlanjutan proyek ini demi kepentingan publik dan pertumbuhan ekonomi nasional. (Ant/E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya