Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun melakukan pertemuan dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Senin (27/10). Dalam keterangan di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Purbaya mengaku baru saja ditraktir makan oleh Misbakhun di sebuah restoran.
Pertemuan tersebut sekaligus menepis ada gesekan antara keduanya. Pada pertengahan Oktober lalu, Misbakhun meminta Purbaya berhenti terlalu sering mengomentari kebijakan kementerian lain. Purbaya kemudian menanggapi dan mengatakan 'bodo amat'. Ia menyebut berkepentingan untuk memastikan anggaran terserap.
“Tadi saya ditraktir Pak Misbakhun. Biasa, diskusi masalah kebijakan ekonomi dan langkah-langkah yang terjadi di pemerintah dan apa yang sedang terjadi di parlemen,” kata Purbaya.
“Tapi yang paling penting adalah, kan di media banyak keributan, katanya saya sama Pak Misbakhun ribut, padahal nggak pernah ribut apa-apa. Kita nggak ada apa-apa, saling mendukung,” imbuhnya.
Purbaya menyebut dirinya berdiskusi bagaimana Langkah pemerintah ke depan. Termasuk bagaimana pemerintah dengan parlamen saling mendukung.
“Yang penting tadi, menghilangkan kesan bahwa Kementerian Keuangan sama Komisi XI berantem,” ujarnya.
Menkeu juga menyebut Misbakhun mendukungnya untuk memastikan anggaran bisa terserap dengan baik. “Tujuannya adalah supaya serapan anggarannya lebih cepat. Saya butuh di triwulan IV ini pertumbuhan ekonomi 5,5%. Jadi semuanya harus belanja,” tutupnya.
Pada kesempatan yang sama, Misbakhun menyampaikan tidak ada permasalahan antara dia dan Purbaya.
“Pak Purbaya sangat baik. Dalam artia beliau ingin mengklarifikasi apa yang selama ini terjadi. Bahwa tidak terjadi apapun di antara kita,” kata Misbakhun.
“Dan Pak Purbaya menyampaikan, ‘Pak, kita ini kan harus menyambungkan hati. Kalau menyambungkan hati itu kan harus saling ketemu’. Jadi Pak Purbaya menyampaikan bahwa beliau dalam rangka menjalankan semua tugas-tugas Bapak Presiden, beliau ingin mendapatkan dukungan (dari DPR),” paparnya.
Ia pun memastikan Partai Golkar sebagai pendukung pemerintah akan memberikan dukungan penuh kepada Menteri Keuangan. “Bagaimana (agar) beliau sukses sebagai Menteri Keuangan dalam rangka menjalankan tugasnya Pak Prabowo untuk mensejahterakan rakyat,” tutupnya. (E-4)
Sejumlah wajah baru muncuk dalam peta awal bakal calon presiden 2029.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti kegaduhan akibat penonaktifan peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK)
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
KPK mengungkapkan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya atau KKP Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Mulyono menerima uang gratifikasi sebesar Rp800 juta, berikut fakta-faktanya
PT Pertamina Patra Niaga (PPN) meminta kemudahan regulasi pada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk mendapatkan insentif pembebasan cukai etanol
Hal itu disampaikan Misbakhun usai rapat kerja Komisi XI DPR bersama Kementerian Keuangan terkait penyerahan daftar inventarisasi masalah (DIM) revisi Undang-Undang P2SK, Rabu (4/2).
Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun mengatakan pemindahan sisa anggaran lebih dari Bank Indonesia ke Himbara diatur undang-undang.
KETUA Komisi XI DPR RI, Misbakhun, menyampaikan pihaknya tengah mencari implementasi kebijakan (exercise policy) yang bisa mengatasi tekanan ekonomi.
Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun menanggapi isu masyarakat membayar Rp100 ribu untuk mengaktifkan kembali rekening yang diblokir PPATK. Ia menyebut itu tak dipungut biaya
KETUA Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun telah mendengar PPATK melakukan pemblokiran e-wallet yang terindikasi terlibat judi online atau judol
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved