Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan Under Secretary of State (Economic Growth, Energy, and Environment) Amerika Serikat Jacob Helberg di sela-sela rangkaian KTT ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia. Selain itu ada pembahasan terkait perkembangan perundingan tarif dagang AS, Strategic Trade Management khususnya terkait dengan Export Control and Related Border Security (EXBS), dan rencana pelaksanaan acara Southeast Asia Forum on Export Control (SEAFEC) di tahun 2026.
Kedua pihak juga membahas perkembangan dari berbagai investasi AS di Indonesia dan perkembangan dari ekonomi digital, Artificial Intelligence (AI), dan data center. Menko Airlangga menyampaikan bahwa Indonesia terus membuka peluang investasi bagi Amerika Serikat di sejumlah sektor strategis yang berpotensi besar untuk dikembangkan bersama.
Peluang tersebut antara lain mencakup proyek pemurnian (refinery) untuk nikel dan mineral kritis lainnya. Kemudian pengembangan teknologi tinggi seperti High-end Semiconductor, Tech Talent Development, Artificial Intelligence, Data Center, energi terbarukan. Selain itu penjajakan pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir skala kecil (Small Modular Reactor).
Airlangga menegaskan bahwa hubungan antara Indonesia dan Amerika Serikat saat ini berada pada level yang sangat positif. Menurutnya, saat ini menjadi momentum penting untuk terus memperkuat kerja sama ekonomi, perdagangan dan investasi yang saling menguntungkan kedua negara
"Kemitraan antara Indonesia dan AS terus berkembang dalam semangat saling menghormati dan menguntungkan ekonomi kedua negara. Kami melihat banyak peluang konkret untuk bekerja sama, terutama dalam memperkuat ketahanan ekonomi, mendorong transisi energi, dan mengembangkan teknologi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Airlangga seperti dikutip dari keterangan resmi.
Selain membahas kerja sama ekonomi dan energi, Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa Indonesia tengah mempertimbangkan untuk berpartisipasi sebagai tuan rumah Southeast Asia Forum on Export Control (SEAFEC) 2026. Itu merupakan sebuah forum internasional yang berfokus pada penguatan manajemen perdagangan strategis dan sistem pengawasan ekspor di kawasan.
Menko Airlangga menyampaikan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat kerja sama ekonomi dengan Amerika Serikat, khususnya dalam menciptakan rantai pasok yang tangguh, investasi berkelanjutan, dan pembangunan ekonomi yang inklusif. (H-4)
MENTERI Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan kesepakatan perdagangan terkait penetapan tarif sebesar 19% bagi produk Indonesia yang masuk ke AS.
pabrik ini ditargetkan mampu memproduksi hingga 300.000 unit kendaraan listrik per tahun,
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa perjanjian tarif resiprokal antara Indonesia dengan AS bakal dilanjutkan.
MENKO Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesra akan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2025.
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli membuka Program Pemagangan Nasional Lulusan Perguruan Tinggi batch II.
Dinamika ekonomi pada triwulan IV 2025 masih dipengaruhi oleh ketegangan perang dagang Amerika Serikat (AS)-Tiongkok, serta penurunan suku bunga The Fed yang lebih agresif.
Airlangga juga mengatakan dalam waktu dekat akan kembali mengirim tim ke Washington DC untuk melanjuti pembahasan terkait tarif dagang kedua negara.
Kesepakatan dagang dengan AS dinilai masih tetap merugikan Indonesia. Tarif yang dipatok di angka 19% dinilai masih cukup tinggi dan memberikan risiko terhadap neraca perdagangan nasional.
Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian menegaskan bahwa pemerintah Indonesia harus memperkuat posisi tawar dagang di hadapan Amerika Serikat secara strategis.
Ketidakpastian dunia saat ini disebut bakal bersifat permanen dan mengubah tatanan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved