Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENKO Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesra akan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2025. Dengan adanya stimulus itu, masyarakat penerima manfaat bisa berbelanja sehingga konsumsi rumah tangga tetap terjaga.
“Stimulan ini untuk menjaga daya beli. Daya beli akan mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama di kuartal empat,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melalui keterangan tertulis.
Bantuan sebesar Rp900.000 memang tidak dapat mengatasi seluruh tekanan ekonomi rumah tangga, tetapi cukup untuk mempertahankan daya beli masyarakat berpendapatan rendah menjelang akhir tahun. Itu menjadi sebuah faktor penting untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Airlangga menegaskan bahwa pemerintah belum memutuskan kelanjutan BLTS Kesra untuk tahun 2026. Program ini akan dievaluasi secara menyeluruh setelah seluruh penyaluran rampung.
"Ini baru awal, nanti akan kita putuskan tahun depan. Harapannya, pertumbuhan ekonomi pada kuartal keempat bisa lebih baik dari kuartal ketiga. Evaluasi menyeluruh akan kita lakukan setelah periode penyaluran berakhir,” katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa BLTS Kesra tidak berdiri sendiri, melainkan bersinergi dengan program lain seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan program magang industri.
“Kita ingin ekosistem perlindungan sosial dan peningkatan kapasitas ekonomi berjalan berdampingan,” ujar Airlangga.
Pemerintah menargetkan 30 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dan hingga 3 Desember sudah 26,2 juta KPM yang menerima bantuan, atau sekitar 75% dari target nasional.
BLTS Kesra disalurkan melalui dua mekanisme, bank-bank Himbara dan PT Pos Indonesia (PosIND). Dalam penyaluran berskala nasional ini, PosIND memegang peranan penting. Selain pelayanan di kantor pos, penyaluran dilakukan melalui community service point dan pengantaran langsung bagi kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas.
Plt Direktur Utama PosIND, Haris, menekankan bahwa skema penyaluran dirancang inklusif.
"Kalau tidak bisa datang, tim kami melakukan pengantaran, terutama untuk saudara-saudara kita yang disabilitas atau lansia,” jelas Haris.
Ia menyampaikan bahwa penyaluran melalui PosIND telah mencapai sekitar 85% dan ditargetkan selesai sebelum pertengahan Desember.
"Kami memiliki tiga skema: di kantor pos, melalui komunitas, dan pengantaran langsung. Semuanya dilakukan agar bantuan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Haris.
PosIND juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, terutama di wilayah yang terdampak bencana atau menghadapi kendala administratif, untuk memastikan penyaluran berjalan tanpa hambatan. (H-3)
Provinsi Aceh mencatatkan angka realisasi yang sangat impresif yaitu sebesar 91%, setara dengan rata-rata kinerja provinsi di Pulau Jawa.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk proaktif mengecek status kepesertaan melalui kanal resmi guna menghindari informasi palsu.
Di tengah tekanan ekonomi yang masih membayangi sebagian warga, Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) menjadi penyangga penting.
Pengecekan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra 2025 kini memasuki era digital penuh.
Sebanyak 91.557 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Indramayu menerima BLTS Kesra.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau langsung penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) hari terakhir yang dilaksanakan di Kantor Pos Cikini, Jakarta Pusat.
Pemerintah menyalurkan BLT Kesra tersebut sekaligus untuk tiga bulan yakni Oktober, November dan Desember 2025.
Pemerintah terus mempercepat penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah terdampak bencana Sumatra.
Pos Indonesia menunjukkan perannya sebagai perpanjangan tangan negara melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLTS) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di Kota Padang.
Bantuan langsung tunai (BLT) untuk para korban bencana Sumatra, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Di tengah tekanan ekonomi yang masih membayangi sebagian warga, Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) menjadi penyangga penting.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved