Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah terus mempercepat penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah terdampak bencana Sumatra. Di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, proses penyaluran berlangsung dalam situasi yang jauh dari normal.
Sejumlah wilayah, terutama Kecamatan Malalak, baru saja dilanda banjir dan longsor. Jalan terputus, jembatan rusak, dan sebagian lenyap tersapu banjir. Aktivitas pertanian berhenti, membuat ekonomi keluarga, yang sebagian besar bergantung pada sawah dan ladang, ikut terpukul. Banyak warga kehilangan penghasilan, sementara kebutuhan hidup sehari-hari tak pernah berhenti.
Di tengah situasi tersebut, Pos Indonesia tetap menjalankan mandat sebagai pelaksana BLT Kesra. Bukan hanya menyalurkan bantuan tunai, Pos Indonesia juga ikut terlibat dalam distribusi logistik kebencanaan. Dengan demikian, negara hadir melalui dua jalur sekaligus, perlindungan sosial dan penanganan darurat bencana, menyentuh warga pada waktu yang bersamaan.
Executive Manager Kantor Cabang Bukittinggi Robby Riyanto menjelaskan bahwa penyaluran di wilayah terdampak bencana dilakukan dengan pola yang lebih fleksibel.
“Untuk daerah terdampak, kami lebih banyak melakukan penyaluran door to door dan berbasis komunitas,” ujarnya.
Koordinasi dilakukan bersama nagari untuk memastikan titik penyaluran benar-benar mudah diakses. Kendala terbesar datang dari akses jalan. “Dalam kondisi normal, daerah ini mudah dijangkau. Tapi sekarang infrastruktur jalan menjadi tantangan,” imbuhnya.
Hal senada disampaikan Robert Chaniago, Branch Manager KCP Bukittinggi Pasar Atas. Di Kecamatan Malalak, penyaluran BLT dilakukan di kantor wali nagari karena jalur transportasi banyak yang rusak.
“Karena banyak jalan putus atau amblas, penyaluran kami lakukan di kantor wali nagari yang mudah diakses,” katanya.
Untuk warga yang sakit, lansia, atau tinggal jauh dari titik kumpul, layanan antar tetap dijalankan.
Sementara BLT Kesra membantu menopang ekonomi keluarga, distribusi logistik kebencanaan menjawab kebutuhan darurat. Kepala BPBD Kabupaten Agam, Rahmad Lasmono, menjelaskan bahwa BPBD bertindak sebagai leading sector dalam penanganan bencana.
“Semua bantuan, logistik, kesehatan, hingga trauma healing, kami kumpulkan di posko, lalu didistribusikan ke kecamatan dan nagari,” ujarnya.
Bantuan tidak dibagikan langsung dari posko, tetapi melalui mekanisme distribusi agar tepat sasaran. Kolaborasi dengan Pos Indonesia disebut mempermudah arus bantuan, terutama dari donatur luar daerah.
“Dengan Pos, masyarakat dari wilayah jauh bisa lebih leluasa menyalurkan bantuannya,” kata Rahmad.
Kebutuhan warga juga dipetakan secara spesifik, mulai dari anak-anak, ibu hamil, hingga lansia, agar penyaluran lebih cepat dan tepat. Di wilayah bencana, BLT Kesra berfungsi sebagai penopang sementara. Tidak seperti bantuan logistik yang sifatnya seragam, bantuan tunai memberi fleksibilitas bagi warga untuk memenuhi kebutuhan yang paling mendesak, membeli beras, membayar sekolah, atau menutup biaya lain yang tak terhindarkan.
Di Kecamatan Malalak dan sebagian wilayah Kabupaten Agam, pemulihan masih berjalan perlahan. Jalan dan jembatan belum sepenuhnya diperbaiki, sawah membutuhkan waktu untuk kembali berproduksi, dan warga masih menyimpan rasa trauma. Namun, bantuan negara terus hadir secara bertahap. (E-3)
Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau langsung penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) hari terakhir yang dilaksanakan di Kantor Pos Cikini, Jakarta Pusat.
Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) di Kantorpos KCU Yogyakarta berjalan lancar.
Pos Indonesia menunjukkan perannya sebagai perpanjangan tangan negara melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLTS) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di Kota Padang.
Di tengah tekanan ekonomi yang masih membayangi sebagian warga, Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) menjadi penyangga penting.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menekankan bahwa seluruh bantuan tunai dari pemerintah harus dimanfaatkan secara tepat.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau langsung penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) hari terakhir yang dilaksanakan di Kantor Pos Cikini, Jakarta Pusat.
Pemerintah menargetkan total 35 juta penerima manfaat terdiri dari 18 juta KPM melalui Bank Himbara dan 17 juta KPM melalui layanan PT Pos Indonesia.
Provinsi Aceh mencatatkan angka realisasi yang sangat impresif yaitu sebesar 91%, setara dengan rata-rata kinerja provinsi di Pulau Jawa.
Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) di Kantorpos KCU Yogyakarta berjalan lancar.
Pos Indonesia menunjukkan perannya sebagai perpanjangan tangan negara melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLTS) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di Kota Padang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved