Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
BULL market crypto merupakan salah satu periode yang paling menarik bagi banyak investor dan trader. BTC telah naik hampir 800% dan banyak altcoin mengalami kenaikan signifikan pada periode yang sama.
Kini, memasuki tahun ketiga bull market, investor dan trader sedang mempersiapkan diri untuk harga puncak BTC. Semua orang sedang menganalisis dan membaca prediksi puncak harga Bitcoin dan sinyal puncak harga bitcoin.
Siklus empat tahun adalah pola harga historis yang terlihat pada Bitcoin sejak pertama kali muncul.
Konsep ini berasal dari halving Bitcoin, sebuah peristiwa signifikan yang mempengaruhi dinamika suplai dan permintaan Bitcoin. Termasuk yang sekarang, Bitcoin sudah melalui lima siklus.
Jika kita konversi ke bulan, bull market crypto rata-rata berlangsung 35 bulan dengan bear market selama 12 bulan di tahun berikutnya.
Saat ini, kita sedang berada di tahun ketiga dari siklus 2022-2026. Pada tahun 2017 dan 2021, tahun ketiga bertepatan dengan yang disebut altseason, ketika altcoin mengalami kenaikan tajam.
Dikutip dari Pintu Academy, platform edukasi aplikasi PINTU terdapat 5 indikator puncak siklus dan sinyal untuk membantu Anda mengidentifikasi dinamika pasar saat ini.
1. Grafik Harga Historis
Salah satu indikator bitcoin top cycle paling sederhana adalah menggunakan grafik harga historis. Mengikuti model ini, siklus saat ini diperkirakan akan mencapai puncaknya sekitar Oktober atau November 2025.
Semua siklus sebelumnya selalu menunjukkan adanya reli di kuartal 4 yang berakhir di puncak harga Bitcoin. Ada kesamaan yang sangat mencolok dalam aksi harga di kuartal 4 setiap tahun pasca-halving.
2. MVRV-Z
Indikator MVRV-Z (Market Value to Realised Value Ratio) adalah metrik on-chain yang digunakan untuk mengukur nilai Bitcoin relatif terhadap ‘nilai wajar’-nya. Skor MVRV-Z menunjukkan apakah Bitcoin overvalued atau undervalued.
Saat ini, kita berada di sekitar 2 (per 9 September), yang menunjukkan bahwa masih banyak ruang bagi Bitcoin untuk naik. Di bull market sebelumnya, skor MVRV-Z selalu mencapai di atas 6 menjelang puncak siklus.
3. Puell Multiple
Puell Multiple adalah indikator on-chain yang mengamati pendapatan para penambang Bitcoin. Puell Multiple dihitung dengan membagi nilai penerbitan harian Bitcoin (dalam USD) dengan rata-rata 365 hari dari nilai penerbitan harian. Garis Puell Multiple saat ini berada tepat di tengah antara zona hijau dan merah.
4. Rainbow Chart
Grafik harga Bitcoin Rainbow adalah alat valuasi jangka panjang yang menggunakan kurva pertumbuhan logaritmik. Selain garis kurva, ia juga menggunakan pita warna pelangi untuk menyoroti sentimen di setiap tahap kurva. Secara umum, zona di bawah garis kuning adalah harga yang baik untuk membeli, sementara di atas kuning menunjukkan area yang terlalu mahal.
5. Pi Cycle Top
Pi Cycle Top Bitcoin adalah indikator sederhana yang menggabungkan dua Moving Average (MA) yaitu MA 111 hari dan MA 350 hari yang dikalikan dengan 2.
Pi Cycle Top Bitcoin merupakan sinyal puncak harga bitcoin yang paling banyak dipercaya karena beberapa kali telah berhasil memprediksi puncak harga Bitcoin. Saat ini, indikator ini menunjukkan kita belum mencapai puncak. (Z-1)
Harga bitcoin (BTC) jatuh ke level US$60.000 pada Februari 2026. Simak analisis penyebab, dampak likuidasi US$1,8 miliar, dan strategi investasi DCA.
Growth Manager OKX Wallet, Ferry, menyatakan bahwa konsistensi perilisan PoR merupakan bukti stabilitas sistem yang mereka bangun di tengah dinamika pasar kripto.
PASAR aset kripto global sedang berada dalam fase volatilitas tinggi setelah bitcoin mengalami koreksi tajam ke kisaran level US$74.000 sebelum akhirnya melakukan rebound ke level US$77.000.
Suntikan modal raksasa ini diproyeksikan untuk mempercepat ekspansi global, khususnya di sektor pembayaran stablecoin dan akuisisi strategis.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) mencatat sekitar 72 persen pedagang aset keuangan digital (PAKD) di Indonesia masih mengalami kerugian hingga akhir 2025.
Aset digital seperti kripto mulai dilirik sebagai opsi diversifikasi untuk dana pensiun, terutama oleh generasi muda yang lebih adaptif terhadap teknologi finansial.
REFORMASI tata kelola dinilai menjadi kunci utama untuk memulihkan kepercayaan investor di tengah tekanan yang belakangan membayangi pasar keuangan domestik.
Banyaknya peraturan yang tumpang tindih, proses perizinan yang berlapis, serta perubahan kebijakan yang terlalu sering telah menjadi penghambat nyata bagi investasi di Indonesia.
Keterlibatan investor asing turut dipertimbangkan seiring keterbatasan teknologi nasional dan masih berlangsungnya penyusunan regulasi karbon biru di Indonesia.
Living Lab Ventures (LLV), unit corporate venture capital Sinar Mas Land, menyelenggarakan Inside LLV pada 27 Januari 2026 di Digital Experience Center (DXC), BSD City.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) memanggil Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) untuk membahas rencana peningkatan porsi saham beredar (free float) 15%.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menerima sejumlah investor institusional dan pelaku industri keuangan di Jakarta, Selasa (3/2).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved