Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), pada perdagangan Kamis, 25 September 2025, dibuka melemah 61,80 poin atau 0,76% ke posisi 8.064,76 pada perdagangan pukul 09.15 WIB. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 8,12 poin atau 1,00% ke posisi 800,65. Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas menyebut penurunan itu terjadi mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia dan global.
"Investor kini menanti data klaim pengangguran Amerika Serikat (AS), inflasi PCE, serta perkembangan negosiasi anggaran AS yang berisiko memicu government shutdown, apalagi setelah Presiden Donald Trump membatalkan pertemuan penting dengan pimpinan oposisi,” sebut Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Kamis.
Dari mancanegara, sebelumnya, Ketua The Fed Jerome Powell menyampaikan pertumbuhan ekonomi AS dan pasar tenaga kerja telah melambat pada tahun ini, namun inflasi tetap di atas target The Fed sebesar 2%. Powell melakukan pendekatan sangat hati-hati dan tergantung terhadap data untuk menentukan kebijakan penurunan suku bunga di masa mendatang. Dia juga memperingatkan bahwa inflasi dapat meningkat kembali apabila suku bunga dipangkas terlalu agresif. Adapun komentar Powell tersebut meredam ekspektasi penurunan suku bunga The Fed lebih lanjut.
Dari dalam negeri, IHSG hari ini dipengaruhi langkah DPR RI dan pemerintah yang sepakat membentuk Panitia Khusus (Pansus) Penyelesaian Konflik Agraria. Pansus itu akan disahkan awal Oktober 2025 untuk mempercepat reformasi agraria, membentuk kelembagaan baru, serta menyelesaikan tumpang tindih tata ruang melalui Program Satu Peta. Langkah ini dinilai penting bukan hanya bagi keadilan petani, namun juga kepastian investasi.
Di sisi lain, Komisi XI DPR RI mendorong peningkatan minimum free float saham di BEI dari 7,5- 10 persen menjadi 30 persen, guna memperdalam likuiditas dan menarik investor global.
Meski berpotensi menghadirkan tambahan ratusan triliun rupiah saham baru ke pasar, kebijakan ini berisiko menghadapi resistensi dari emiten besar, sehingga diperlukan masa transisi dan insentif agar tidak mengganggu stabilitas pasar. (Ant/E-3)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (2/3) pagi dibuka melemah seiring tekanan dari bursa saham Asia, yang dipicu meningkatnya konflik Iran vs AS.
Geopolitik Iran-Israel-AS memanas, mempengaruhi pasar. Simak rekomendasi saham berbasis komoditas dan sektor energi di tengah ketegangan global ini.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak fluktuatif sepanjang pekan ini.
IHSG ditutup menguat tipis ke 8.235 pada Jumat (27/2). Simak analisis sentimen fiskal S&P, rebalancing MSCI, dan jadwal data ekonomi penting pekan depan.
Pasar saham Indonesia, meskipun dibayangi penurunan IHSG sebesar 1,44% pada Kamis, 26 Februari 2026, tetap menyuguhkan kejutan.
IHSG turun 1,05% akibat kekhawatiran kebijakan tarif AS. Temukan saham-saham yang paling terpengaruh dalam penurunan ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (2/3) pagi dibuka melemah seiring tekanan dari bursa saham Asia, yang dipicu meningkatnya konflik Iran vs AS.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan konsolidasi pada pekan ini, seiring meningkatnya risiko geopolitik global.
Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) selama sepekan terakhir atau pada periode 23-27 Februari 2026 mengalami koreksi sebesar 0,44%.
Tren investasi pada 2026 diproyeksikan semakin mengarah pada penguatan portofolio yang mampu bertahan di tengah gejolak pasar.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 26 Februari 2026, sempat dibuka di zona hijau.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada pembukaan perdagangan Rabu, 25 Februari 2026, mengalami penguatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved