Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan pesan khusus kepada generasi muda yang ingin mulai mengatur keuangan maupun berinvestasi. Ia menekankan pentingnya memahami instrumen investasi sebelum terjun, bukan sekadar ikut-ikutan atau terjebak dalam fear of missing out (FOMO).
“Jadi kalau mau berinvestasi ya, di instrumen apapun, pelajari instrumen itu apa. Jangan ikut-ikutan orang, jangan FOMO apa, fear of missing out. Pelajari instrumennya apa, mereka pasti berhasil,” ujar Purbaya di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa.
Menurutnya, keberhasilan dalam berinvestasi sangat bergantung pada pemahaman investor terhadap produk atau instrumen yang dipilih.
Khusus bagi kaum perempuan, Purbaya juga berpesan agar tetap bijak dalam berbelanja. Ia menilai tidak masalah membeli barang mahal maupun murah, selama sesuai kemampuan dan tidak mengandalkan utang.
“Belanja enggak apa-apa, belanja mau yang mahal, mau yang murah, tapi sesuaikan dengan kantong anda sendiri. Jangan ngutang,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Purbaya menanggapi perbandingan gaya kebijakan fiskalnya dengan Menteri Keuangan sebelumnya, Sri Mulyani. Ia disebut lebih condong ke strategi menyerang dibandingkan defensif seperti pendahulunya.
“Saya enggak tau, yang saya tahu beginilah cara menjalankan 'fiscal policy' yang baik. Saya enggak pernah main bola juga, enggak jago,” katanya sambil berkelakar.
Ia menegaskan bahwa pendekatan fiskal yang dijalankannya berpijak pada prinsip pengelolaan anggaran yang sehat. Menurutnya, APBN yang sudah dirancang sebaiknya digunakan secara maksimal.
“Ketika anda punya, anda sudah anggarkan, habisin. Kalau enggak berani enggak habisin, jangan didesain, jangan direncanakan, itu aja,” pungkas Purbaya. (Ant/I-3)
Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono unggah video polemik anggaran kapal. Purbaya akui mungkin salah data. Ini respons lengkapnya.
Menteri KKP menjelaskan polemik anggaran kapal yang disebut sudah cair oleh Menkeu. Industri galangan belum terima order karena proses pengadaan masih berjalan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menuding Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) belum mengoptimalkan alokasi anggaran untuk pembelian kapal.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, dana untuk pembelian kapal yang ada di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejatinya memang belum dicairkan
MENTERI Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono merespons pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait dana pembelian kapal.
Sejumlah wajah baru muncuk dalam peta awal bakal calon presiden 2029.
Ia menyebut fenomena fear of missing out (FOMO) mendorong investor ramai-ramai masuk ke saham yang likuiditas dan fundamentalnya terbatas.
Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) dan kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain di jagat maya menjadi pemicu utama kecemasan masyarakat saat ini.
FOMO (fear of missing out) akan kecerdasan buatan kini semakin nyata.
Tidak semua informasi di media sosial itu penting, sebab informasi penting tetap akan diterima meski tidak selalu terhubung gawai.
FOMO membuat seseorang merasa harus terus ikut dan terlibat agar tidak merasa tersisih atau kehilangan kesempatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved