Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 4 September 2025, diprediksi bergerak melemah seiring aksi profit taking (ambil untung) pelaku pasar menjelang long weekend (libur panjang akhir pekan).
"Menjelang long weekend, pasar keuangan biasanya rentan terhadap aksi profit taking,” kata Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Kamis.
Dari dalam negeri, hari ini, Kamis, menjadi hari terakhir perdagangan di BEI di pekan ini, mengingat Jumat (5/9) merupakan hari libur nasional untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, yang diikuti libur akhir pekan yaitu Sabtu dan Minggu.
Pada Kamis pagi, IHSG dibuka menguat 9,92 poin atau 0,13% ke posisi 7.895,78. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 1,41 poin atau 0,18% ke posisi 800,11.
Pada pekan ini, Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Tiongkok untuk memenuhi undangan Presiden Xi Jinping, yang mana kedua pemimpin negara sepakat memperdalam kerja sama strategis Indonesia dan Tiongkok , mencakup ekonomi digital, infrastruktur, pertahanan, hingga proyek Giant Sea Wall di Pantura Jawa. Pertemuan tersebut juga menegaskan semangat Bandung, dan momentum 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan China sebagai dasar memperkuat peran global bersama.
Sedangkan dari mancanegara, beberapa pejabat bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed menyatakan kekhawatiran terhadap pasar tenaga kerja AS, sehingga terus memperkuat keyakinan mereka bahwa pemotongan suku bunga akan segera dilakukan.
Gubernur The Fed Christopher Waller berpendapat bahwa The Fed seharusnya melakukan pemotongan suku bunga pada pertemuan September 2025 mendatang. (Ant/E-3)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (2/3) pagi dibuka melemah seiring tekanan dari bursa saham Asia, yang dipicu meningkatnya konflik Iran vs AS.
Geopolitik Iran-Israel-AS memanas, mempengaruhi pasar. Simak rekomendasi saham berbasis komoditas dan sektor energi di tengah ketegangan global ini.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak fluktuatif sepanjang pekan ini.
IHSG ditutup menguat tipis ke 8.235 pada Jumat (27/2). Simak analisis sentimen fiskal S&P, rebalancing MSCI, dan jadwal data ekonomi penting pekan depan.
Pasar saham Indonesia, meskipun dibayangi penurunan IHSG sebesar 1,44% pada Kamis, 26 Februari 2026, tetap menyuguhkan kejutan.
IHSG turun 1,05% akibat kekhawatiran kebijakan tarif AS. Temukan saham-saham yang paling terpengaruh dalam penurunan ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (2/3) pagi dibuka melemah seiring tekanan dari bursa saham Asia, yang dipicu meningkatnya konflik Iran vs AS.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan konsolidasi pada pekan ini, seiring meningkatnya risiko geopolitik global.
Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) selama sepekan terakhir atau pada periode 23-27 Februari 2026 mengalami koreksi sebesar 0,44%.
Tren investasi pada 2026 diproyeksikan semakin mengarah pada penguatan portofolio yang mampu bertahan di tengah gejolak pasar.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 26 Februari 2026, sempat dibuka di zona hijau.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada pembukaan perdagangan Rabu, 25 Februari 2026, mengalami penguatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved