Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Tocgy Exchange mengumumkan bahwa mereka telah memperoleh lisensi Money Services Business (MSB) yang diterbitkan oleh Financial Crimes Enforcement Network (FinCEN) di bawah Departemen Keuangan Amerika Serikat. Pencapaian ini menjadi landasan penting bagi strategi kepatuhan platform. Tocgy kini telah memenuhi standar pengawasan internasional dalam hal identifikasi pelanggan, pengendalian anti pencucian uang (AML), dan transparansi data.
“Saat ini, kepatuhan menjadi faktor kunci dalam mengukur daya saing jangka panjang sebuah kripto exchange. Dengan keberhasilan memperoleh lisensi MSB AS, Tocgy telah melewati proses tinjauan kepatuhan di Tingkat federal Amerika Serikat untuk layanan asset kripto, serta memiliki legalitas untuk menyediakan layanan perdagangan mata uang kripto,” ujar Global Spokesperson Tocgy Crypto Block Inc, Dimas Pratama, dilansir dari keterangan resmi, Rabu (3/9).
Lisensi MSB yang dikelola oleh FinCEN di bawah Departemen Keuangan AS, ditujukan bagi Lembaga yang menyediakan layanan transaksi keuangan dan memiliki persyaratan ketat terkait identifikasi pelanggan, pelacakan arus dana, hingga langkah pencegahan pencucian uang, serta pelaporan kepatuhan.
Dalam proses pengajuan lisensi, Tocgy melakukan penyesuaian menyeluruh pada prosedur Know Your Customer (KYC), model AML, mekanisme penandaan risiko, serta sistem pelaporan data.
Dimas menambahkan, sertifikasi ini juga menjadi titik awal bagi Tocgy dalam membangun platform berskala global. “Kami menempatkan prioritas tinggi pada perolehan sertifikasi kepatuhan, sekaligus mendorong evolusi berkelanjutan dari mekanisme kepatuhan. Platform ini membangun sistem pusat kepatuhan yang mengintegrasikan secara real-time berbagai dimensi informasi seperti status KYC, perilaku akun, dan data on-chain untuk keperluan identifikasi risiko serta manajemen hak akses,” jelasnya.
Tocgy mengklaim sistem kepatuhan terintegrasi yang dimilikinya mampu mendeteksi secara otomatis pola transaksi berisiko tinggi dan alamat kripto yang masuk daftar sanksi internasional. Hal ini memungkinkan pemeriksaan kepatuhan dan pencatatan transaksi berjalan lebih komprehensif. Di tengah pengawasan regulasi global yang semakin ketat, Tocgy menegaskan komitmennya untuk membangun kripto exchange yang patuh sekaligus aman, dengan mengandalkan inovasi teknologi dan desain tata kelola.
“Kami percaya bahwasistem teknologi berbasis kepercayaan dan tata kelola yang menjadi fondasi utama evolusi keuangan digital di masa depan,” tegas Dimas.
Dengan pencapaian ini, Tocgy berupaya menetapkan standar baru kepatuhan bagi industri aset digital, sekaligus mendorong perkembangan keuangan kripto global menuju arah yang lebih transparan dan berkelanjutan. (E-3)
Instrumen ini tidak memiliki tanggal jatuh tempo dan menggunakan mekanisme funding rate, serupa dengan perpetual futures pada aset kripto.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi bagi individu yang memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat fondasi dan mendorong pertumbuhan industri kripto dan Web3 di Indonesia.
UPBIT Indonesia menegaskan komitmennya dalam meningkatkan literasi kripto dan teknologi Web3 di Tanah Air melalui program edukasi “Web3 on Campus”.
Instrumen obligasi dikenal sebagai aset yang lebih defensif daripada saham dan kripto.
INDUSTRI aset digital, kripto, dan teknologi blockchain berkomitmen untuk terus mendorong literasi agar masyarakat tidak mudah terjebak pada fenomena latah alias ikut-ikutan atau FOMO.
Volatilitas pasar adalah ukuran statistik yang menilai seberapa banyak dan seberapa cepat harga sebuah aset, seperti forex atau kripto, berubah dalam periode waktu tertentu.
Bank Indonesia meluncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) untuk memperkuat literasi, keamanan, dan inklusi ekonomi digital, didukung pertumbuhan QRIS dan BI-FAST yang kian pesat.
DI era keuangan digital, risiko terbesar bagi masyarakat tidak lagi semata berasal dari fluktuasi pasar.
Di tengah ekspansi ekonomi digital yang kian cepat, industri financial technology (fintech) Indonesia memasuki fase baru: dari mengejar pertumbuhan.
Meningkatnya penggunaan aplikasi keuangan digital di Indonesia diikuti oleh risiko kejahatan siber yang semakin kompleks.
Kehadiran layanan ini tidak hanya memperpendek jarak akses transaksi nontunai di wilayah pelosok, tetapi juga menjadi katalisator dalam menyerap tenaga kerja lokal.
Inovasi berkelanjutan menjadi kunci bagi industri keuangan digital untuk tetap relevan dan dipercaya masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved