Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) tengah menjajaki kemungkinan kolaborasi dengan Grup Lippo dalam program pembangunan 3 Juta Rumah, meskipun perusahaan tersebut masih disorot publik akibat polemik Meikarta. Kolaborasi ini mencakup pemanfaatan desain rumah modern milik Lippo yang dinilai layak untuk segmen masyarakat berpenghasilan rendah di perkotaan.
Meski belum diumumkan secara resmi, pernyataan Menteri ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah melihat kapasitas teknis dan desain properti Lippo sebagai aset yang bisa digunakan lebih luas, melampaui proyek Meikarta itu sendiri.
Menteri PKP, Maruarar Sirait, menyebut telah meninjau langsung desain rumah milik Grup Lippo di kawasan Karawaci dalam dua hingga tiga bulan terakhir. Ia menyebut hasilnya “keren-keren” dan bahkan meminta desain tersebut dipakai secara cuma-cuma untuk mendukung rumah subsidi.
“Desainnya keren. Saya sudah lihat dua bulan lalu. Kalau dikasih gratis, itu kontribusi nyata,” ujar Maruarar, Kamis (22/5).
Hal yang menarik, kata Marurar, terkait opsi rumah satu kamar, bukan dua kamar seperti standar rumah subsidi selama ini. Menurutnya, tipe satu kamar bisa lebih relevan bagi buruh dan pekerja lajang di kota-kota besar dengan harga tanah tinggi.
“Selama ini rumah subsidi dua kamar, tapi setelah dicek, banyak pekerja hanya butuh satu kamar. Artinya desain harus fleksibel," kata dia.
Program ini juga akan menguji ulang batasan ukuran tanah minimum rumah bersubsidi. Maruarar menyebut akan disiapkan opsi rumah dengan luas tanah antara 25–30 meter persegi, sebagai bentuk adaptasi terhadap realitas harga tanah di kota besar.
“Konsumen tidak dirugikan. Kalau tidak mau, ya tidak usah beli. Tapi mereka harus punya lebih banyak pilihan,” ujarnya.
Menanggapi hal ini, CEO Lippo Group, James Riady menyampaikan, pihaknya tidak keberatan dan akan mencarikan lokasi yang sesuai. (Z-10)
Pemanfaatan kawasan juga terlihat melalui penyelenggaraan Meikarta Speedway Fun Race 2025 di Sirkuit NP Meikarta–Cikarang pada Oktober lalu.
Menteri PKP Maruarar Sirait memastikan Meikarta jadi lokasi rusun subsidi. Konsep rusunami dan rusunawa disiapkan untuk atasi hunian perkotaan.
Selama kunjungan tersebut, Menteri PKP juga berdialog langsung dengan para konsumen untuk mendengarkan aspirasi mereka dan memastikan pemerintah terus mengawal perlindungan hak konsumen.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, mengapresiasi progres awal penyelesaian kewajiban konsumen Meikarta yang dilakukan oleh Grup Lippo.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menuntut penyelesaian masalah antara pengembang Meikarta dan konsumen harus segera dituntaskan.
Menteri PKP Maruarar Sirait memastikan Meikarta jadi lokasi rusun subsidi. Konsep rusunami dan rusunawa disiapkan untuk atasi hunian perkotaan.
Skema akad massal terbukti menjadi motor percepatan penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi rumah subsidi.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, bersama Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas tengah memfinalisasi rancangan Undang-Undang Perumahan
Hingga 14 November 2025, Apersi tercatat telah menyalurkan 219.631 unit rumah subsidi melalui skema KPR FLPP.
Menteri PKP Maruarar Sirait dorong pengembang manfaatkan KUR Perumahan untuk menggerakkan ekosistem industri dan menyediakan rumah layak bagi MBR.
Pemerintah alokasikan Rp8,9 triliun untuk BSPS 2026, target renovasi 400 ribu rumah tidak layak huni demi wujudkan hunian sehat dan sejahtera bagi rakyat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved