Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH menargetkan pembangunan tiga juta rumah dalam program nasional perumahan rakyat, dengan alokasi khusus 30.000 unit rumah subsidi untuk tenaga kesehatan (nakes). Dalam program ini, strategi pemilihan lokasi rumah di dekat fasilitas umum seperti sekolah, puskesmas, minimarket, dan akses tol.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi seluruh pihak dalam mendukung kesejahteraan tenaga kesehatan melalui program perumahan ini.
"Program ini luar biasa. Ini bagian dari 30 ribu rumah yang dialokasikan khusus dari tiga juta rumah yang ditargetkan pemerintah. Saya yakin nanti angkanya bisa bertambah untuk nakes," ujar Budi Gunadi dikutip dari Antara, Selasa (29/4).
Menteri PKP Maruarar Sirait menekankan bahwa keberhasilan program ini tidak terlepas dari sinergi lintas kementerian dan lembaga. Ia juga menyoroti pentingnya menjaga kualitas rumah subsidi yang dibangun.
"Program KPR Subsidi untuk 220.000 unit rumah, dananya sudah ada dari APBN. Mudah-mudahan kita mendapatkan tambahan dana. Jangan sampai kuantitas rumahnya meningkat tapi kualitasnya menurun," kata Maruarar.
Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Ahmad Luthfi juga memberikan apresiasi terhadap inisiatif ini. Ia menilai ketersediaan rumah bagi tenaga kesehatan merupakan bagian integral dari upaya meningkatkan layanan kesehatan di daerah.
"Jawa Tengah memerlukan sandang, pangan, dan papan. Program ini merupakan bagian dari layanan kesehatan yang harus dipenuhi sehingga layanan kita bisa paripurna, masyarakat keluar dari kemiskinan dan kesejahteraan terdongkrak," ujar Ahmad Luthfi.
Dalam pelaksanaannya, BTN menargetkan penyaluran pembiayaan untuk 30.000 unit rumah subsidi bagi tenaga kesehatan di seluruh Indonesia. Direktur Consumer Banking BTN Hirwandi Gafar mengatakan,
"Yang dialokasikan 30.000 unit, mungkin nanti juga bisa ditambah alokasinya. Dan di mana saja BTN berada, kita akan menyalurkan kepada para tenaga kesehatan, bidan maupun perawat," ujar Hirwandi.
Perumahan Puri Delta Asri 9 di Kendal dipilih sebagai lokasi peluncuran karena berada dekat dengan fasilitas umum seperti sekolah, puskesmas, minimarket, dan akses tol. Strategi pemilihan lokasi ini ditujukan untuk mempercepat akses tenaga kesehatan terhadap layanan dasar.
Sejak Januari hingga 28 April 2025, BTN mencatat telah menyalurkan KPR subsidi kepada 1.327 debitur tenaga kesehatan, dengan 414 di antaranya telah melakukan akad kredit dalam satu bulan terakhir. Sepanjang lima tahun terakhir, BTN telah menyalurkan 22.311 unit rumah subsidi khusus untuk tenaga kesehatan.
Adapun syarat mengikuti program ini mengikuti ketentuan umum KPR subsidi, antara lain rumah yang dibeli harus rumah pertama, penerima belum pernah menerima subsidi perumahan dari pemerintah, dan memiliki penghasilan maksimal sesuai ketentuan zonasi yang ditetapkan. Untuk meningkatkan ketepatan sasaran, BPS mendukung pendataan menggunakan sistem by name by address yang diperbaharui secara rutin.
Penyesuaian batas penghasilan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri PKP Nomor 5 Tahun 2025. Untuk Zona 1 (Jawa di luar Jabodetabek, Sumatera, Nusa Tenggara), batas maksimal penghasilan ditetapkan Rp8,5 juta untuk individu dan Rp10 juta untuk keluarga.
Zona 2 (Kalimantan, Sulawesi, Bali, Kepulauan Bangka Belitung, dan Kepulauan Riau) Rp9 juta untuk individu dan Rp11 juta untuk keluarga. Zona 3 (Papua dan sekitarnya) Rp10,5 juta untuk individu dan Rp12 juta untuk keluarga. Zona 4 (Jabodetabek) mencapai Rp12 juta untuk individu dan Rp14 juta untuk keluarga.
Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho mengatakan bahwa pemerintah telah melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan akses MBR terhadap pembiayaan rumah subsidi.
"Strategi segmentasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepastian dan aksesibilitas MBR terhadap KPR Subsidi, sekaligus memberikan kepastian bagi para pengembang dan bank penyalur sehingga tidak perlu khawatir terhadap keberlangsungan dan kepastian debitur untuk memiliki rumah pertamanya," ujar Heru. (Ant/Z-10)
Pada Batch II, sebanyak 366 relawan diberangkatkan dari beberapa titik dalam beberapa gelombang.
Relawan Laskar Trisakti 08 bekerja sama dengan Universitas Trisakti mengirimkan bantuan tenaga kesehatan dan obat-obatan ke wilayah terdampak banjir Sumatra.
Kisah Ibu Irene Sokoy di Papua meninggal setelah ditolak empat rumah sakit menunjukkan kegagalan serius dalam pemerataan tenaga kesehatan di Indonesia.
Anggota DPR RI Netty Prasetiyani mengungkapkan pembangunan Rumah Sakit (RS) internasional akan sia-sia bila kualitas lulusan kedokteran dalam negeri tidak memenuhi standar dunia.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mencatat saat ini ada 10.300 puskesmas di Indonesia, jumlah tersebut termasuk 2.652 yang kategori puskesmas terpencil dan sangat terpencil.
KEMENTERIAN Haji dan Umrah tengah menyiapkan pelaksanaan seleksi dan pelatihan petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) untuk musim haji 2026.
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman mencatat penyerapan rumah subsidi hingga 15 November 2025 mencapai 221.000 unit.
Bank Tabungan Negara (BTN) menegaskan dominasinya di pasar KPR subsidi Jawa Timur dengan menyalurkan 10.243 unit KPR Sejahtera FLPP sepanjang tahun ini.
Generasi milenial menjadi kelompok paling banyak menerima manfaat program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi yang disalurkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).
BTN mencatat penyaluran KPR melalui skema FLPP hingga 26 September 2025 mencapai 93.098 unit, ditambah 36.589 unit dari BTN Syariah.
Presiden Prabowo memberikan hormat kepada dua pengusaha muda, Angga dan Wawan, yang berhasil membangun ribuan rumah subsidi. Kedua orang itu sebelumnya bekerja sebagai office boy dan ojek
Ketua Umum DPP Apersi Junaidi Abdillah menegaskan rumah adalah indikator kesejahteraan yang mengangkat martabat warga. Ia mendorong percepatan skema sewa-beli (rent to own/RTO) bagi MBR.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved