Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Mengawali langkah strategis di 2025, PT Elnusa Petrofin, anak usaha PT Elnusa Tbk, terus memperluas kontribusinya dalam menjaga ketahanan energi nasional melalui penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) Industri di tiga titik vital, yakni Fuel Terminal (FT) Sintang, Jobber Sanggau, dan Integrated Terminal (IT) Pontianak.
"Elnusa Petrofin juga mendukung langsung operasional Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang dikelola oleh PLN Nusantara Power Unit Pembangkit Kapuas yang dimulai sejak awal 2025 lalu," ucap Direktur Utama PT Elnusa Petrofin, Doni Indrawan dikutip dari siaran pers yang diterima, Sabtu (26/4).
Adapun penyaluran BBM Industri di Kalimantan Barat diperuntukkan bagi PLTD Sidomulyo, PLTD Sawai, PLTD Menyurai, dan PLTD Sei Wie, yang berperan krusial dalam menjaga keandalan pasokan listrik di kawasan tersebut.
Distribusi ini, sambung Doni, juga merepresentasikan peran aktif Elnusa Petrofin dalam mendukung agenda hilirisasi energi nasional. Dengan menjamin ketersediaan energi bagi sektor industri dan masyarakat di daerah, perusahaan berkontribusi langsung dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan kelancaran aktivitas usaha di Kalimantan Barat.
"Ketahanan energi nasional tidak dapat dipisahkan dari upaya untuk memastikan energi terdistribusi secara merata ke seluruh penjuru negeri. Melalui proyek-proyek seperti yang kami jalankan di PLTD Arun dan PLTD Tambak Lorok sebelumnya, serta penyaluran BBM Industri di Kalimantan Barat ini, kami mendukung hilirisasi energi yang dapat memperkuat ekonomi lokal, memastikan ketahanan pasokan energi, dan mendukung dayasaing sektor industri di daerah,” ujar Doni.
Doni juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen menyediakan pasokan energi yang andal dan mendukung agenda hilirisasi pemerintah dengan fokus pada aspek keberlanjutan, efisiensi, dan pemerataan distribusi energi ke seluruh pelosok Indonesia.
"Langkah strategis kami di Kalimantan Barat ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat ketahanan energi nasional dan menjaga agar sektor industri terus bergerak maju, mendukung perekonomian lokal, serta menciptakan lapangan kerja baru," tambahnya.
Langkah strategis ini menjadi penegasan peran Elnusa Petrofin sebagai mitra andal dalam ekosistem energi nasional ang terus berkembang. Perusahaan terus hadir untuk menjawab tantangan energi masa depan dengan solusi yang andal, adaptif, dan berorientasi pada keberlanjutan. (E-3)
Panitia Kerja (Panja) Lingkungan Hidup Komisi XII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Onshore Processing Facility (OPF) Saka Indonesia Pangkah Limited (PGN SAKA) di Gresik.
PT Medco Energi Internasional, melalui anak usahanya Medco E&P Grissik, memperkuat upaya pengurangan emisi melalui penerapan nitrogen gas blanketing.
BPS melaporkan kinerja ekspor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 tercatat mencapai US$282,91 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 6,15%.
SKK Migas menegaskan komitmennya memperkuat penggunaan barang dan jasa dalam negeri di sektor hulu minyak dan gas bumi.
Industri minyak dan gas (migas) global kini berada di bawah mikroskop regulasi lingkungan yang semakin ketat, terutama terkait emisi gas rumah kaca.
Inovasi teknologi migas kembali diadaptasi PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk menjawab persoalan dasar masyarakat desa, khususnya dalam menjaga infrastruktur pipa air.
Proyek Bioethanol Glenmore diharapkan dapat membawa manfaat menyeluruh berupa diversifikasi bisnis.
Komisi VI DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke kilang minyak Pertamina di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Kamis (29/1).
Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN) sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menegaskan ketahanan energi Indonesia saat ini berada dalam kondisi mengkhawatirkan.
Di tengah meningkatnya kebutuhan listrik dan integrasi energi terbarukan yang bersifat fluktuatif, keamanan pasokan listrik menjadi elemen krusial.
Untuk itu Imron meminta Pertamina agar terus meningkatkan kinerja, melalui lifting yang terus meningkat diharapkan bisa mendukung upaya ketahanan energi nasional.
RDMP belum dapat disebut sebagai instrumen swasembada energi. Pasalnya, sebagian besar bahan baku yang diolah di kilang tersebut masih berasal dari minyak mentah impor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved