Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pertamina mendukung ketahanan energi dan peningkatan perekonomian masyarakat Maluku dan Papua. Itu ditunjukkan dengan ragam bisnis terintegrasi perusahaan dari hulu hingga hilir di dua area tersebut, utamanya Papua.
"Pertamina terus meningkatkan operasional bisnisnya di Kawasan Timur Indonesia untuk meningkatkan ketahanan energi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Papua dan Maluku," ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso, Sabtu (14/9).
Assistant Manager Papua Well Services PT Pertamina EP Deni Kurniawan mengatakan Pertamina EP Papua Field mengelola 4 lapangan migas yakni Lapangan Klamono, Salawati, Sele-Linda dan Unitisasi Wakamuk untuk menopang ketahanan energi di Papua.
Baca juga : SKK Migas Beri Penghargaan Kontraktor atas Kontribusi Tingkatkan Produksi
"Produksi migas dari lapangan yang dikelola Pertamina EP kemudian disalurkan dan diolah di Kilang Kasim menjadi produk-produk unggulan," ujarnya.
Sementara itu Area Manager Comm, Rel, CSR, & Comp RU VII Kasim, Ferdy Saputra menambahkan, Kilang Kasim merupakan kilang pengolahan minyak satu-satunya di Indonesia Timur.
"Kapasitas Kilang Kasim mencapai 10 ribu barel per hari dengan produk utamanya Pertalite, Biosolar B35 dan LSFO," tuturnya.
Baca juga : SKK Migas dan Pertamina Hulu Mahakam Selesaikan Proyek SWP-G LLP Liquid Debottlenecking
Produk Kilang Kasim, lanjut Ferdy, didistribusikan ke tujuh Depot yakni Sorong, Biak, Serui Jayapura, Wayame, Manokwari, dan Tual. "Kilang Kasim menerapkan teknologi bersih dengan menggunakan gas sebagai bahan bakar utama," terangnya.
Area Manager Comm, Rel, & CSR Papua-Maluku PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Edi Mangun mengatakan untuk mendistribusikan energi di Papua dan Maluka, PPN memiliki infrastruktur distribusi energi meliputi 20 terminal, 1 Jobber dan 12 Aviation Fuel Terminal (AFT).
Selain itu terdapat 476 SPBU transportasi darat, 162 SPBU transportasi air dan 15 SPBU transportasi udara. "Distribusi BBM di Papua dan Maluku menggunakan beragam moda transportasi, baik darat, laut atau sungai dan ada juga yang menggunakan pesawat khusus pengangkut BBM," kata Edi.
Baca juga : Aljazair dan TotalEnergies Teken Kontrak Gas Baru
Sementara itu, Area Head Kawasan Timur Indonesia PT Perusahaan Gas Negara Fuad Hamzah menambahkan, dengan dukungan APBN, PGN telah membangun 10.619 Sambungan Rumah (SR) di Kawasan Timur Indonesia. Sebanyak 2.087 SR di Wajo, 7.721 SR di Banggai dan 833 SR di Sorong.
"Kami akan memperkuat penyaluran gas bumi melalui kerja sama ke kawasan-kawasan industri yang ada di Kawasan Timur Indonesia," ujar Fuad.
Selain energi, Pertamina juga telah menyediakan layanan kesehatan yang dijalankan RS Pertamina Sorong. Rumah sakit ini memberikan layanan kesehatan terpadu yang berfokus pada aspek kesehatan dan keselamatan kerja untuk mendukung kebutuhan penyediaan tenaga kerja yang sehat dan fit. (Z-11)
Selama ini, sektor pertanian di Papua terbebani oleh ongkos pengiriman pupuk yang sangat mahal.
POLRES Mamberamo Raya menangani peristiwa kecelakaan lalu lintas sungai yang terjadi di Sungai Mamberamo dan mengakibatkan tiga orang warga dilaporkan hilang terbawa arus, Jumat (16/1).
Ia menilai tidak adanya kecocokan antara kebijakan pusat dan aspirasi lokal membuat masyarakat merasa diabaikan.
Kondisi ini dipicu oleh aktivitas Bibit Siklon Tropis 91W dan penguatan Monsun Asia yang meningkatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang di jalur Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.
Sepanjang tahun 2025, Kepolisian Daerah Papua mencatat 104 aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), dengan korban 94 orang meninggal dunia.
Papua merupakan tanah yang sarat dengan nilai-nilai kedamaian
Di tengah meningkatnya kebutuhan listrik dan integrasi energi terbarukan yang bersifat fluktuatif, keamanan pasokan listrik menjadi elemen krusial.
Untuk itu Imron meminta Pertamina agar terus meningkatkan kinerja, melalui lifting yang terus meningkat diharapkan bisa mendukung upaya ketahanan energi nasional.
RDMP belum dapat disebut sebagai instrumen swasembada energi. Pasalnya, sebagian besar bahan baku yang diolah di kilang tersebut masih berasal dari minyak mentah impor.
Ia menilai keberhasilan Pertamina mengelola aset energi di luar negeri menunjukkan kapasitas perusahaan sebagai pemain penting di sektor energi global.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Ketahanan energi dan hilirisasi sebagai pilar strategis transformasi ekonomi nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved