Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PELARANGAN terhadap truk sumbu 3 saat Lebaran yang terlalu lama dinilai memberatkan dan merugikan industri logistik. Seharusnya, dari pengalaman Lebaran sebelumnya, metode pelarangan itu sudah bisa dibuat secara selektif dan hanya diterapkan pada saat hari puncak saja.
Hal itu disampaikan Senior Consultant Supply Chain Indonesia, Sugi Purnoto, menyikapi waktu pelarangan truk sumbu 3 yang ditetapkan Pemerintah menyambut Lebaran, yaitu dari 24 Maret hingga 8 April 2025.
Menurutnya, penetapan pelarangan truk sumbu 3 selama Lebaran itu tidak bisa hanya mengikuti pola Lebaran tahun-tahun sebelumnya mengingat pembangunan jalan tol juga sudah semakin bertambah. Kebijakan pelarangan saat Lebaran tahun ini harus mulai selektif lagi dilakukan dengan mempertimbangkan siklus psikologi saat jatuhnya Lebaran. Sehingga, lamanya pelarangan yang ditetapkan itupun batasannya berbeda dari aturan-aturan yang berlaku pada lebaran-lebaran sebelumnya.
“Jadi, tidak boleh hanya mengcopy paste aturan dari Lebaran sebelumnya. Tapi, harus dianalisa lagi mengingat jumlah jalan tol yang dibangun juga sudah bertambah. Hal ini untuk mengurangi kerugian yang dialami industri karena terlalu lamanya pelarangan itu diberlakukan,” ujarnya dalam keterangan (10/3).
Dia menuturkan jika melihat siklus Lebaran tahun ini di mana pada Jumat, 29 Maret 2025 itu ada hari libur Nyepi, dan Lebaran jatuh pada Senin, 31 Maret 2025 atau awal minggu, kemungkinan orang mudik setelah Lebaran itu akan berkurang drastis atau hanya sekitar 20 persen saja dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu dikarenakan tahun sebelumnya itu lebarannya jatuh pada tengah minggu.
Jadi, lanjutnya, harus dibuat kalkulasi lagi, jangan sampai kebijakan pelarangan itu kemudian mengorbankan kegiatan logistik yang posisinya sangat besar dibutuhkan masyarakat. Dia mencontoh seperti air minum dalam kemasan (AMDK) yang tidak banyak stoknya di mini market. “Kalau distribusinya terhambat dari tanggal 24 Maret 2025 hingga 8 April 2025 nanti, stok di minimarket itu kan bisa kosong. Kita mau minum apa nanti? Apalagi sudah banyak masyarakat khususnya di Jakarta yang nggak minum air rebusan lagi,” ucapnya.
Karenanya, menurut dia, pola pengaturan pelarangan untuk angkutan logistik yang dari Barat menuju Pulau Jawa itu diberlakukan hanya sampai pukul 07.00 tanggal 1 April 2025 atau 2 April 2025 pukul 12.00. “Artinya, setelah itu angkutan logistik truk sumbu 3 boleh mengalir, baik di dalam kota Jabodetabek maupun juga mengalir dari Barat menuju ke Timur Pulau Jawa,” ungkapnya.
Yang agak kendala itu, menurutnya, yang menuju Sumatera yang jumlah pemudiknya jauh lebih besar dari yang mudik ke Pulau Jawa. Apalagi, mudik ke Sumatera itu harus melalui penyeberangan kapal dari Pelabuhan Merak ke Bakauheni. Tapi, katanya, itu juga masih memungkinkan untuk dilakukan metode pelarangan secara selektif. “Jadi, bisa saja pada 2 April itu sudah bisa dibuka tapi memang melihat kondisinya. Jika memang masih full, yang tentu bisa dilakukan pelarangan lagi. Tapi, begitu tengah malamnya menuju tanggal 3 April kan sudah kosong itu dan bisa dibuka untuk truk logistik sumbu 3,” katanya.
Apalagi, jika pemerintah juga memperbolehkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan Work From Anywhere (WFA) selama libur Lebaran, menurut Sugi, mereka sudah bisa mudik lebih awal pada tanggal 22 Maret 2025. Kemudian, kegiatan-kegiatan mudik bersama itu juga bisa dilakukan antara tanggal 25 atau 26 Maret 2025. “Jika itu dilakukan, beban-beban traffic mudik di tanggal 27, 28, 29 dan 30 Maret 2025 kan bisa berkurang,” tuturnya.
Jadi, pertimbangan-pertimbangan seperti itu bisa dilakukan untuk mengatasi kemacetan saat Lebaran April mendatang. “Jangan lantas membuat kebijakan hanya dengan meng-copy paste berdasarkan aturan sebelumnya saja. Pemerintah harus selektif melihat kapan jam-jam kosong jalan itu terjadi sehingga tidak perlu melakukan pelarangan saat itu,” ucapnya.
Kemudian lagi, menurutnya, untuk yang angkutan dari Barat yang jarak-jarak dekat, saat mudik Lebaran nanti bisa menggunakan jalan tol pelabuhan yang selalu kosong dan jarang dilalui pemudik. Dikatakan, jalan tol ini bisa digunakan angkutan logistik yang dari Tanjung Priok yang akan mengirim barang ke Cibitung dan Cikarang. Kemudian, masuk jalur Pantura atau jalan biasa yang hanya dilalui pemudik motor.
“Nah, itu juga bisa diberikan akses kepada truk logistik sumbu 3. Jadi, tol-tol yang tidak berbenturan dengan pemudik itu jangan dilarang,” cetusnya.
Dia juga mengatakan tidak semua industri itu meliburkan karyawannya pada saat Lebaran, tapi ada juga yang memang tidak meliburkan karyawannya karena mesinnya harus running terus 7x24 jam. “Ini juga harus menjadi pertimbangan pemerintah saat melakukan pelarangan itu,” tukasnya.
Karena, lanjutnya, industri-industri seperti itu harus tetap membayar angsurannya seperti gaji karyawan, listrik, sewa gudang, dan lain-lain. Dia mencontohkan seperti kegiatan ekspor impor dan pabrik air minum dalam kemasan (AMDK) yang tidak mengenal libur Lebaran. “Kalau dilarang atau dibatasi distribusinya darimana mereka mendapatkan uang untuk membiayai itu semua,” katanya. (M-3)
Selain digitalisasi, IPC TPK mulai merancang konsep Hub & Spoke pada terminal-terminal yang dikelola.
Peningkatan volume ini didorong oleh pembukaan layanan baru, baik reguler maupun adhoc, yang memperkuat konektivitas perdagangan.
Klaim sejumlah pejabat tinggi negara bahwa kondisi pascabanjir di Sumatra, tampaknya belum sepenuhnya sejalan dengan realitas di lapangan.
Langkah ekspansi ini dilakukan untuk merespons peran strategis Jawa Timur yang kian melesat sebagai salah satu pusat perdagangan internasional di Indonesia.
Direktur Utama SPJM, Tubagus Patrick, menegaskan bahwa seluruh lini layanan perusahaan telah disiagakan untuk memastikan kelancaran operasional pelabuhan.
IPC Terminal Peti Kemas (IPC TPK) terus mencatatkan tren positif kinerja operasional menjelang akhir tahun 2025.
Yulina memimpin bisnis yang memiliki lebih dari 500 kantor perwakilan, 3.700 gerai, dan lebih dari 6.000 karyawan di seluruh Nusantara.
Wamen UMKM Helvi Moraza menegaskan pentingnya penguatan ekosistem usaha, konektivitas rantai pasok, serta digitalisasi layanan agar UMKM
Sejumlah proyek percontohan microgrid terintegrasi berbasis PLTS disiapkan untuk area yang membutuhkan pasokan listrik besar tetapi masih terkendala akses jaringan listrik.
Tantangan terbesar freelancer saat ini bukan sekadar soal keahlian teknis, melainkan kemampuan beradaptasi.
AI telah berevolusi dari teknologi pendukung menjadi fondasi strategis dalam membangun daya saing brand.
Nama Michael Wisnu Wardhana mendadak menjadi perbincangan nasional setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kebakaran besar di Gedung Terra Drone.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved