Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBANGKIT Listrik Tenaga Surya (PLTS) menjadi salah satu solusi berkelanjutan untuk menghasilkan energi dengan mengurangi emisi karbon.
PT Cipta Kridatama (CK) meresmikan PLTS dengan sistem penyimpanan energi baterai microgrid dalam kontainer (containerized battery energy storage system/CBESS) terbesar dan pertama di Indonesia.
PLTS tersebut berada di Jambi memiliki kapasitas 643,8 kWp dan dilengkapi dengan sistem penyimpanan baterai sebesar 1 MWh yang dikemas dalam kontainer berukuran 20 kaki.
Direktur Utama CK Meidi Wibowo menyampaikan peluncuran proyek ini tidak hanya mendukung operasional tetapi juga berdampak positif bagi masyarakat sekitar. Inovasi ini merupakan bukti nyata komitmen CK dan ABMM terhadap keberlanjutan dan efisiensi operasional.
"Ini adalah langkah nyata kami dalam berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan dan efisiensi energi,” kata Meidi, Kamis (20/2).
Sebagai salah satu perusahaan jasa pertambangan terintegrasi terkemuka di Indonesia, CK berkomitmen terus meningkatkan efisiensi operasional dan mengadopsi solusi berkelanjutan dalam setiap aspek kegiatan usaha.
Dengan beroperasi di berbagai lokasi terpencil yang sering kali tidak terjangkau jaringan listrik nasional, CK menyadari pentingnya memiliki sumber energi yang andal, efisien, dan ramah lingkungan.
“Implementasi PLTS CBESS ini merupakan langkah strategis dalam upaya kami untuk mengurangi emisi karbon, sejalan dengan komitmen CK atas prinsip environmental, social, and governance (ESG). Sistem ini diperkirakan menghasilkan lebih dari 849.000 kWh energi bersih per tahun, mengurangi emisi karbon hingga 660 ton atau setara dengan menanam lebih dari 10.900 pohon,” ungkap Meidi.
PLTS CBESS beroperasi off-grid dan menyediakan energi mandiri yang tidak bergantung pada jaringan listrik nasional. Energi surya yang dihasilkan pada siang hari disimpan dalam baterai dan dilepaskan saat dibutuhkan, terutama ketika pasokan listrik utama terbatas atau tidak stabil.
"Selain mendukung operasional CK, sistem ini juga meningkatkan akses energi bagi komunitas setempat. Dengan desain berbasis kontainer, PLTS CBESS menawarkan keunggulan dalam mobilitas dan fleksibilitas, memungkinkan pemindahan ke berbagai lokasi sesuai kebutuhan," terang Meidi.
Direktur ABMM Feriwan Sinatra menambahkan inisiatif ini mencerminkan visi ABMM untuk pertumbuhan berkelanjutan. Dukungan terhadap inisiatif CK ini menegaskan komitmen perusahaan terhadap inovasi dan tanggung jawab lingkungan.
"Dengan peresmian ini, PT Cipta Kridatama dan PT ABM Investama Tbk menegaskan komitmen terus berkontribusi pada keberlanjutan dan efisiensi operasional, serta mendukung upaya global dalam mengurangi dampak lingkungan. Kami berharap langkah ini dapat menginspirasi lebih banyak perusahaan untuk berinvestasi dalam solusi energi berkelanjutan,” pungkasnya. (H-2)
PERTAMINA NRE saat ini membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) offgrid berkapasitas 400 kilowatt (kWp) dan baterai 1 megawatt per jam (MWh) sebagai proyek percontohan di Pulau Sembur.
Sejumlah proyek percontohan microgrid terintegrasi berbasis PLTS disiapkan untuk area yang membutuhkan pasokan listrik besar tetapi masih terkendala akses jaringan listrik.
PT Pertamina menghadirkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di sejumlah titik posko pengungsi di wilayah Aceh Tamiang.
Pembangkit Energi Terpadu Ausem ini menjadi contoh implementasi EBT berbasis komunitas dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat sejak tahap perencanaan hingga operasional.
Melalui solusi terintegrasi berbasis energi surya, SUN Energy menghadirkan sistem yang memungkinkan perusahaan tambang beralih ke operasi yang lebih hijau, efisien, dan berkelanjutan.
PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebagai special mission vehicle (SMV) Kementerian Keuangan terus berkomitmen terhadap pembiayaan proyek-proyek hijau dan berkelanjutan.
Kesepakatan ini bertujuan mengubah air laut menjadi kontrak yaitu merealisasikan komitmen investasi dan teknologi dalam pengembangan energi baru.
Permohonan rekomendasi tersebut diperlukan agar pengelola kawasan dapat menyediakan layanan ketenagalistrikan yang berjalan berdampingan dengan PLN.
Selama kesenjangan antara narasi diplomasi iklim dan implementasi kebijakan dalam negeri tetap terbentang lebar, komitmen emisi net-zero 2060 akan terus menjadi tantangan besar.
DESA Ambesia Selatan, Kecamatan Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah menjadi fokus kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam bidang perikanan berbasis teknologi energi terbarukan.
Pembangkit Energi Terpadu Ausem ini menjadi contoh implementasi EBT berbasis komunitas dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat sejak tahap perencanaan hingga operasional.
PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MBI), bagian dari the HEINEKEN Company, mengumumkan pencapaian dengan penggunaan energi terbarukan sebesar 99% di seluruh fasilitas produksi perusahaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved