Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PLATFORM layanan wisata di Asia, Klook, hari ini mengumumkan pendanaan sebesar US$100 juta yang dipimpin oleh perusahaan investasi pertumbuhan global, Vitruvian Partners. Investasi terbaru ini akan berdampak pada operasional Klook dan memperluas jangkauannya di luar Asia Pasifik.
Modal baru yang telah didapatkan akan mendorong fase pertumbuhan dan inovasi berikutnya bagi Klook. Melalui kemitraan AI dengan Google Cloud, perusahaan juga berencana meningkatkan pengalaman pelanggan, operasional mitra, dan produktivitas internal. Klook juga akan memperkuat ketahanan sektor pariwisata melalui transformasi digital serta mendorong dampak komunitas dengan berkolaborasi bersama dewan pariwisata di seluruh Asia-Pasifik. Kemitraan terbaru dengan Departemen Pariwisata Filipina (DOT) juga menjadi contoh nyata pendekatan ini, yang mempercepat transformasi digital sektor pariwisata negara tersebut dan meningkatkan akses ke pengalaman lokal yang autentik.
"Selama dekade terakhir, Klook telah memantapkan diri sebagai platform utama untuk travel experience di Asia Pasifik, merevolusi cara wisatawan menemukan dan terhubung dengan destinasi. Dengan Asia yang tetap menjadi pusat pariwisata global, kekuatan merek Klook, jaringan pasokan yang luas, dan keahlian lokal yang mendalam menempatkan kami pada posisi untuk memberikan nilai lebih besar bagi generasi wisatawan yang berorientasi pada pengalaman di seluruh dunia. Kami sangat antusias menyambut Vitruvian dalam perjalanan ini,” ujar CEO dan Co-Founder Klook Ethan Lin, dalam siaran pers yang diterima Media Indonesia, Rabu, (12/2).
Klook mengeklaim selama sedekade terakhir telah ikut berperan dalam mendefinisikan ulang cara wisatawan menemukan dan memesan pengalaman wisata. Perusahaan ini telah memfasilitasi jutaan momen wisata, memberdayakan bisnis lokal, serta berkontribusi sebesar US$7,2 miliar terhadap PDB dan mendukung lebih dari 219 ribu lapangan kerja di Asia Pasifik.
Kedatangan wisatawan internasional ke wilayah Asia Pasifik juga diperkirakan akan terus meningkat, menjadi 762 juta pada tahun 2026, melampaui rekor tertinggi sebelumnya pada tahun 2019.
Investasi dari Vitruvian Partners, disebut platform tersebut akan membawa keahlian serta perspektif global bagi fase pertumbuhan Klook berikutnya. Dengan rekam jejak yang kuat dalam mendukung inovator di industri pariwisata dan mengembangkan bisnis berskala global, kemitraan dengan Vitruvian semakin memperkuat ambisi Klook untuk berkembang melampaui Asia Pasifik, dan memperluas jangkauan global.
“Kami sangat antusias untuk bermitra dengan Klook. Rekam jejak Klook dalam inovasi, komitmen terhadap pengalaman pelanggan, dan keahliannya yang mendalam di pasar menjadikan mereka sebagai pemimpin di pasar pariwisata yang unik dalam transformasi pengalaman wisata di Asia Pasifik. Kami percaya investasi Vitruvian dan keahlian tematiknya yang mendalam di pasar pengalaman wisata global akan semakin mendorong pertumbuhan Klook dengan memperkuat kapabilitas operasionalnya serta memperluas jangkauannya,” ujar Partner di Vitruvian Partners Sophie Bower-Straziota. (M-3)
GURU Besar Literasi Budaya Visual FSRD ITB, Prof Acep Iwan Saidi, merespons kebijakan pengelola Museum Nasional Indonesia (MNI) yang menaikkan harga tiket masuk bisa membebankan pengunjung.
Berdasarkan tren pencarian di platform Agoda, minat wisatawan untuk mengunjungi Yogyakarta melonjak signifikan sebesar 29% dibandingkan tahun sebelumnya.
Sebagai destinasi rekreasi yang terus diminati masyarakat, Taman Mini Indonesia Indah memiliki area lahan hijau terbuka serta beragam hiburan yang ramah keluarga.
Destinasi favorit internasional meliputi Singapura, Thailand, dan Malaysia, sedangkan untuk domestik, Bali, Yogyakarta, dan Surabaya masih menjadi primadona.
Di Indonesia, laporan Visa Global Travel Intentions mengungkapkan 68% wisatawan kini mengutamakan pengalaman autentik dan variasi destinasi.
Perayaan ini bukan hanya milik Old Shanghai, tetapi juga bagi seluruh masyarakat yang telah menjadi bagian dari perjalanan penuh warna dan keajaiban selama tiga tahun terakhir.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Tiga negara yang mendominasi daftar ini, yakni Vietnam, Jepang, dan Indonesia.
Adapun target PAD dari Bapenda pada 2024 berada di angka Rp2,6 triliun, sedangkan 2025 targetnya naik menjadi Rp3,3 triliun.
Berdasarkan data sementara Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah per 28 Desember 2025, tercatat sebanyak 431.754 wisatawan berkunjung ke Semarang.
Kampung Buricak Burinong merupakan salah satu kawasan awal pengembangan desa wisata di Sumedang yang dulu dibangun secara bertahap.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved