Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) membeberkan upaya untuk menghadapi mafia tanah. Ia mengatakan, ada tiga strategi yang bisa dilakukan untuk mengatasi gangguan dari mafia tanah yang kerap meresahkan.
"Kita harus memperkuat sistem internal melalui peningkatan kapasitas tim, penindakan tegas, dan edukasi publik," kata Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid di Jakarta pada saat Media Gathering Rekapitulasi Capaian Kinerja Kementerian ATR/BPN pada 2024, Selasa 31 Desember 2024.
Nusron mengatakan, langkah utama yang diambil ATR/BPN adalah membangun benteng internal untuk mencegah mafia tanah menyusup. Menurutnya, ini menjadi sorotan dalam melawan mafia tanah yang selalu berusaha menduduki tanah dan mensertifikasinya secara ilegal.
“Sepintar-pintarnya mafia tanah, kalau ada mitigasi risiko dan penguatan risk management dari PHPT (Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah) dan SDM, mudah-mudahan tidak akan bobol,” jelasnya.
Nusron mengatakan pihaknya kini terus melakukan penindakan tegas terhadap mafia tanah. Salah satunya ialah Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terhadap pelaku.
Tidak hanya tertuju kepada pelaku. Tetapi juga profesi pendukung yang terlibat, seperti oknum PHTP, notaris, Kepala Desa, dan Pejabat Pembuat Akta Tanah.
Dilansir dari berbagai sumber, Sejak 2015 hingga saat ini, Kementerian ATR/BPN telah menangani sebanyak 49.642 kasus pertanahan yang terdiri dari sengketa, konflik, dan perkara pertanahan.
Di tahun 2024, Kementerian ATR/BPN mencatat terdapat 5.973 kasus pertanahan. Dengan rincian 5.552 kasus masuk ke dalam kategori low intensity conflict, 374 kasus masuk ke dalam kategori high intensity conflict, serta 47 kasus masuk ke dalam political intensity conflict.
Sebanyak 2.161 kasus telah berhasil ditangani. Hal ini yang termasuk ke dalam sengketa, konflik, maupun perkara pertanahan.
Hari ini, Nusron Wahid didampingi Wakil Menteri (Wamen) ATR/Wakil Kepala (Waka) BPN, Ossy Dermawan melaporkan capaian kinerja Kementerian ATR/BPN tahun 2024. Laporan ini disampaikan dalam pertemuan dengan media yang mengangkat tema “Catatan Akhir Tahun", di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta.
Capaian kinerja yang disampaikan meliputi program prioritas yang dijalankan Kementerian ATR/BPN, di antaranya Sertifikat Elektronik, Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Redistribusi Tanah, pengadaan tanah, Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), penyelesaian sengketa dan konflik pertanahan, penertiban tanah terindikasi terlantar, serta Zona Integritas.
(Z-9)
Hasil kajian OJK menunjukkan bahwa implementasi Sertipikat-el dan HT-el berpotensi mempercepat proses penyaluran kredit serta meningkatkan akuntabilitas perbankan.
Pembebasan BPHTB tidak hanya akan mempercepat proses sertipikasi tanah rakyat, namun menjadi bentuk nyata amal sosial dan keadilan bagi masyarakat kurang mampu.
prinsip sederhana, namun bermakna, yaitu bekerja dengan hati. Pekerjaan sebagai bagian ibadah
KEMENTERIAN ATR/BPN diminta membatalkan Surat Keterangan (SK) pemberian Hak Guna Usaha (HGU) dari Kantor Wilayah Pertanahan BPN Kabupaten Tanjung Pinang karena tumpang tindih lahan
Nusron Wahid menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia terkait pernyataannya soal penertiban tanah nganggur yang sempat viral di media sosial.
Penyusunan dan integrasi Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dengan sistem Online Single Submission (OSS) menjadi kunci untuk menarik investasi infrastruktur di Indonesia.
MANTAN Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla geram lahannya seluas 16 hektare di kawasan Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dicaplok orang.
KASUS sengketa lahan di Makassar yang menyeret nama mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla kembali menguatkan persoalan serius mengenai praktik mafia tanah dan tumpang tindih administrasi pertanahan di Indonesia.
KUASA hukum NV Hadji Kalla, H. Hasman Usman, secara terang-terangan membantah pernyataan Bos Lippo James Riady yang disebutnya sebagai upaya cuci tangan dalam sengketa lahan 16 hektare.
KETUA Umum Barisan Pemuda Rakyat (Badar) Sumatra Selatan Hari Azwar meminta agar Komisi III DPR RI tidak terkecoh dan jernih dalam menilai mafia tanah yang seolah menjadi korban.
Aparat penegak hukum lainnya agar menindak tegas para mafia tanah tanpa harus menunggu desakan publik.
Badan Bank Tanah dan KPK teken MoU perkuat pengelolaan tanah negara transparan, berintegritas, dan lawan mafia tanah demi kesejahteraan rakyat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved