Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
EKONOM Center of Reform on Economic atau CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet menyoroti pergeseran pola konsumsi masyarakat akibat penaikan PPN 12 persen. Menurutnya kekhawatiran tersebut akan memberikan tekanan pada konsumsi rumah tangga.
"Kondisi tersebut membuat masyarakat akan melakukan penyesuaian pola konsumsi mereka," ucapnya.
Yusuf menjelaskan bahwa kerentanan konsumsi rumah tangga dikhawatirkan akan menghambat laju perekonomian. Sebab, itu menjadi penopang utama perekonomian Indonesia dengan rata-rata kontribusi sekitar 50%.
"Perubahan ini harus dipantau mengingat konsumsi yang dilakukan terutama untuk kelas menengah akan ikut menentukan pencapaian target pertemuan ekonomi terutama di 2025," pungkas Yusuf.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto mengatakan pemerintah akan memberikan paket insentif menjelang pemberlakuan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12 persen. Menurutnya itu dapat menjadi penyokong daya bagi kelas menengah menghadapi perubahan pajak tersebut. Pasalnya sejumlah pihak menyebut bahwa penaikan PPN 12 persen dapat memicu inflasi sehingga kelas menengah terancam.
"Pemerintah kemarin sudah mengeluarkan paket insentif untuk memperkuat daya dorong daripada kelas menengah Dan kemarin banyak insentif diberikan,"kata Airlangga di Jakarta, Selasa (17/12).
Airlangga menuturkan pemberlakuan PPN 12 persen merupakan kebijakan yang mengacu pada Undang-Undang yang disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Meskipun demikian, pemerintah melalui Kabinet Merah Putih berupaya agar pemberlakuan PPN 12 persen bisa berjalan dengan lancar lewat pemberian insentif berupa beberapa potongan harga untuk komoditas tertentu. (Ant/H-3)
Lonjakan harga minyak global hingga US$100 per barel tekan APBN Indonesia. Pakar soroti dilema subsidi, inflasi, dan potensi perlambatan ekonomi.
Secara tahunan inflasi berada di angka 3,23 persen (year on year/yoy), turun dari bulan sebelumnya sebesar 3,54 persen dan di bawah inflasi nasional 3,48 persen.
INFLASI di DKI Jakarta selama periode Ramadan hingga Idulfitri 2026 tercatat tetap terkendali di tengah peningkatan permintaan musiman masyarakat.
Langkah Indonesia tergolong unik jika dibandingkan dengan respons negara-negara lain yang mayoritas memilih untuk menaikkan harga secara signifikan.
Amalia menjelaskan bahwa inflasi tahunan tarif listrik pada Maret 2026 mencapai 26,99%.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan pada Maret 2026 sebesar 3,48%. Angka itu jauh lebih tinggi dibandingkan inflasi tahunan Maret 2025 yang hanya sebesar 1,03%.
Konsumsi rumah tangga diperkirakan akan tetap menjadi penyumbang utama pertumbuhan PDB menurut komponen pengeluaran.
Dunia usaha menilai pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2025 belum sepenuhnya mencerminkan akselerasi pertumbuhan yang optimal.
BADAN Pusat Statistik (BPS) menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2025 dari sisi pengeluaran mengalami pertumbuhan yang seluruhnya positif secara year on year.
Pola belanja rumah tangga di Indonesia sepanjang 2025 menunjukkan pergeseran penting: konsumsi semakin merata antarwilayah.
PEMERINTAH menyampaikan optimisme bahwa perekonomian Indonesia pada 2026 akan tumbuh solid seiring penguatan fundamental domestik.
Perekonomian nasional pada kuartal III 2025 tetap menunjukkan ketahanan yang kuat, meski fondasi ekspansinya belum merata antarkomponen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved