Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH mengumumkan bahwa insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk sektor perumahan akan diperpanjang hingga tahun 2025.
Fasilitas PPN DTP ini diberikan dengan batasan pengenaan pajak (DPP) maksimal Rp2 miliar dan untuk pembelian rumah dengan harga jual hingga Rp5 miliar.
Pada periode Januari hingga Juni 2025, pemerintah akan memberikan potongan PPN sebesar 100%, sementara pada periode Juli hingga Desember 2025, insentif akan berkurang menjadi 50%.
"Bagi kalangan menengah, pemerintah melanjutkan pemberian insentif PPN DTP untuk properti dengan harga maksimal Rp5 miliar, dengan dasar pengenaan pajak Rp2 miliar," ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam konferensi pers terkait Paket Kebijakan Ekonomi: Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif & Berkelanjutan yang berlangsung di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Jakarta.
Menteri Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menyatakan keyakinannya, perpanjangan insentif ini akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Ia mengungkapkan bahwa industri perumahan memiliki efek berganda yang melibatkan berbagai sektor lainnya, seperti cat, kayu, plafon, pasir, dan semen.
"Industri perumahan terhubung dengan ratusan sektor lainnya. Ini akan sangat mendorong pergerakan ekonomi dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di tahun depan," ujar Maruarar dikutip dari Antara.
Maruarar juga mengapresiasi langkah pemerintah yang telah memutuskan untuk melanjutkan insentif PPN DTP di sektor perumahan.
"Pemberian insentif ini benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat kecil. Sebelumnya, Kementerian PKP sudah berencana mengupayakan kebijakan ini, namun Bapak Presiden, Pak Menko Perekonomian, dan Ibu Menteri Keuangan telah memahami betul bahwa kebijakan ini berpihak kepada rakyat," tambahnya.
Di sisi lain, Menteri Keuangan Sri Mulyani menilai kebijakan insentif PPN DTP ini sejalan dengan prinsip keadilan, mengingat tarif PPN yang berlaku saat ini adalah 12%.
"Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga kelangsungan momentum pembangunan sektor perumahan, yang memiliki dampak luas terhadap sektor konstruksi dan real estate," ungkap Menkeu.
Pemerintah juga mengumumkan bahwa tarif PPN akan naik dari 11% menjadi 12 persen mulai 1 Januari 2025. Penyesuaian tarif ini sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP). (Ant/Z-10)
IHSG mencetak All Time High (ATH) baru di level 8.933,61. Lonjakan harga logam akibat tensi geopolitik AS-Venezuela dan insentif pajak pemerintah jadi pemicu utama.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memperpanjang insentif pajak pertambahan nilai atau PPN DTP sebesar 100 persen untuk pembelian properti yang berlaku hingga 31 Desember 2027
Stimulus fiskal seperti PPN DTP dan potongan BPHTB dinilai belum mampu dorong penjualan rumah, karena biaya mobilitas dan akses transportasi jadi faktor utama
PT Saraswanti Indoland Development Tbk (SWID) menutup triwulan III 2025 dengan capaian gemilang. Emiten properti dan perhotelan ini berhasil mencatat lonjakan laba bersih hingga 150%.
OJK menilai perpanjangan insentif pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) 100% untuk pembelian rumah akan semakin menggairahkan penyaluran KPR.
Menteri Keuangan Purbaya perpanjang insentif PPN DTP 100% untuk properti hingga Desember 2027, mendukung daya beli kelas menengah dan sektor properti.
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
The HUD Institute mengingatkan pemerintah bahwa persoalan perumahan nasional tidak dapat diselesaikan dengan pendekatan proyek semata
The HUD Institute meninjau perencanaan kota mandiri di tengah dorongan pembangunan perumahan dan menyoroti pentingnya integrasi tata ruang regional.
Ekspansi proyek perumahan nasional dan percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) membuka peluang besar bagi industri penyedia material mechanical, electrical & plumbing (MEP).
Kita harus memastikan rumah yang dibangun aman dan berkelanjutan.
Backlog kepemilikan rumah mencapai 9,87 juta unit. Beberapa sumber lain bahkan menyebutkan angka hingga 10,9 juta atau 15 juta unit,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved