Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Industri jasa keuangan dan para pelaku di dalamnya memegang peranan penting dalam mendukung pencapaian ekonomi rendah karbon, atau ekonomi hijau guna menghasilkan perekonomian yang berkelanjutan. Paritipasi aktif dari industri jasa keuangan juga diyakini dapat mendorong Indonesia merealisasikan komitmennya terkait nol emisi pada 2060.
Demikian disampaikan Kepala Departemen Pemeriksaan Khusus, Pengawasan Keuangan Derivatif, Bursa Karbon Dan Transaksi Efek Otoritas Jasa Keuangan (OJK) I Made Bagus Tirthayatra dalam Investing on Climate Editors's Choice Award 2024 di Aula Utama Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (4/12).
“Industri jasa keuangan, para pelaku industri jasa keuangan, memegang peran yang sangat penting dalam memobilisasi dan juga mengalirkan pebiayaan yang diperlukan, baik melalui instrumen keuangan berkelanjutan maupun dengan mendukung berbagai inisiatif pendanaan hijau,” kata dia.
Diketahui Indonesia telah meningkatkan komitmen terkati National Determined Contribution (NDC) dalam Paris Agreement untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 31,89% dengan upaya sendiri dan pengurangan emisi gas rumah kaca hingga 43,2% dengan dukungan internasional.
I Made menurutkan, Indonesia telah menyusun strategi jangka panjang untuk rendah karbon dan ketahanan iklim sebagai panduan dalam melaksanakan aksi mitigasi perubahan iklim. Itu menurutnya dapat dijadikan pedoman bagi industri jasa keuangan dan pegiat di dalamya untuk mendukung pencapaian target iklim nasional.
“Industri jasa keuangan juga berperang dalam memastikan prinsip integrasi prinsip-prinsip keberlanjutan dalam strategi investasi guna mendorong perekonomian yang lebih rendah karbon dan tangguh terhadap perubahan iklim,” jelasnya.
OJK, imbuh I Made, turut mendukung penuh berbagai kegiatan yang tekait dengan prinsip-prinsip berkelanjutan. Beberapa di antaranya ditandai dengan penerbitan Peraturan OJK mengenai laporan berkelanjutan, dukungan terhadap penerbitan efek bersifat utang dan sukuk berkelanjutan, penerbitan reksadana berkelanjutan, hingga penerbitan efek berkelanjutan.
“OJK juga baru menerbitkan taksonomi untuk keuangan berkelanjutan Indonesia yang menjadi pandungan bagi lembaga keuangan dalam mengidentifikasi kegiatan ekonomi berkelanjutan,” kata I Made.
Paling anyar, Indonesia telah memiliki Bursa Karbon yang telah beroperasi sejak September 2023. Kendati begitu, implementasi Bursa Karbon belum sepenuhnya optimal dan efektif. Pasalnya, kesadaran dari industri jasa keuangan relatif belum sesuai ekspektasi, hingga keragaman standar global yang digunakan sebagai acuan bursa karbon.
OJK, kata I Made, memandang perlu adanya arah kebijakan Bursa Karbon yang menyeluruh dan melibatkan banyak kementerian/lembaga. Itu ditujukan agar tantangan yang muncul dalam penerapan Bursa Karbon dapat diatasi dengan baik. Otoritas juga memastikan mendukung perdagangan karbon di dalam negeri.
Hanya, kata I Made, itu masih terkendala pada sisi supply dan demand karbon. “Itu perlu ada perpajakan dan lain sebagainya. Nah OJK siap berkontribusi dengan berbagai kelembagaan untuk meningkatkan hal tersebut,” tuturnya. (Z-11)
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat turut memberikan dampak signifikan pada sektor jasa keuangan di daerah terdampak.
ASTRA Auto Fest (AAF) 2025 merupakan ajang tahunan yang menandai dimulainya rangkaian festival otomotif dan mobilitas tahunan yang menghadirkan kolaborasi penuh 26 unit bisnis Grup Astra
Didimax menerima penghargaan kategori Forex Education Excellence Award dari ajang CNBC Awards 2025.
Di balik peran pentingnya sebagai Wakil Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Farid Azhar Nasution menyimpan sisi personal yang menarik.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
Sertifikasi ISO 27001:2022 berperan sebagai kerangka kerja teruji yang memandu penyelenggara usaha jasa keuangan dalam pengelolaan sistem keamanan informasi usaha.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat fungsi pelindungan konsumen di sektor jasa keuangan dengan menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 38 Tahun 2025.
OJK menemukan delapan pelanggaran serius dalam pemeriksaan terhadap penyelenggara pindar Dana Syariah Indonesia (DSI).
Untuk mendukung ekosistem ini, ICEx menerima pendanaan kolektif sebesar Rp1 Triliun (US$70 juta) dari berbagai pemegang saham strategis.
Membengkaknya utang pinjaman daring (pindar) atau pinjaman online (pinjol) hingga Rp94,85 triliun per November 2025, mencerminkan semakin terhimpitnya kondisi keuangan masyarakat.
Berdasarkan jenis penggunaan, kredit investasi per November 2025 mencatatkan pertumbuhan tertinggi yaitu sebesar 17,98%, diikuti oleh kredit konsumsi tumbuh sebesar 6,67%
Sebelum terjadi penyerangan Amerika Serikat kepada Venezuela, risiko geopolitik pun sudah menyebabkan ketidakpastian yang tinggi pada proses pertumbuhan dan stabilitas ekonomi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved