Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PERHATIAN terhadap kondisi daya beli masyarakat yang tertekan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi salah satu alasan pemerintah menaikkan upah minimum provinsi (UMP) sebesar 6,5% di 2025. Itu terutama dianggap bakal mendukung ketahanan kemampuan konsumsi masyarakat kelas menengah pekerja formal yang selama ini mengalami tekanan.
“Itu untuk meningkatkan daya beli yang di sektor formal, itu sebagian besar adalah pekerja di kalangan industri dan services. Oleh karena itu, sebagai start awal untuk menunjang daya beli mereka maka kenaikan upah minimumnya didongkrak ke 6,5%,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menghadiri Rapimnas Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Jakarta, Minggu (1/12).
Besaran penaikan upah itu diharapkan mampu mempertahankan daya beli masyarakat kelas menengah yang berada pada kelompok desil 40 terbawah. Pemerintah memandang hal tersebut penting lantaran pertumbuhan ekonomi dalam negeri banyak bergantung pada konsumsi rumah tangga.
Airlangga juga mengungkapkan bahwa pada triwulan IV 2024 pemerintah bergantung pada konsumsi rumah tangga. Karenanya, di satu bulan terakhir tahun ini, pengambil kebijakan menyelenggarakan program yang ditujukan untuk memantik geliat konsumsi masyarakat.
Pemerintah juga mengaku tak terlalu khawatir penaikan upah sebesar 6,5% bakal mengganggu kinerja industri. Ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) juga telah dimitigasi melalui pembentukan Satuan Tugas PHK.
“Pemerintah akan membuat Satgas terkait PHK. Yang pemerintah lihat adalah fundamental industrinya, jadi yang kita pelajari di sana,” pungkas Airlangga. (Mir/M-3)
Menjelang bulan suci Ramadan 2026, aktivitas perdagangan di Pasar Jatinegara belum menunjukkan peningkatan signifikan.
Dari sisi pengeluaran, perekonomian Jakarta masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga dengan kontribusi 62,80%, diikuti Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 33,79%.
Di tengah isu pelemahan daya beli, kelas menengah dinilai masih kuat. Hal ini mendorong realisasi investasi properti Rp1 triliun di Bekasi.
Ekonom menilai ketiadaan diskon tarif listrik pada paket stimulus ekonomi kuartal I 2026. Kebijakan tersebut dinilai berpotensi menekan daya beli masyarakat,
Melambatnya pertumbuhan tabungan masyarakat dengan saldo di bawah Rp100 juta mencerminkan adanya tekanan pada sisi pendapatan, khususnya yang dirasakan kelas menengah.
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
Di tengah isu pelemahan daya beli, kelas menengah dinilai masih kuat. Hal ini mendorong realisasi investasi properti Rp1 triliun di Bekasi.
Melambatnya pertumbuhan tabungan masyarakat dengan saldo di bawah Rp100 juta mencerminkan adanya tekanan pada sisi pendapatan, khususnya yang dirasakan kelas menengah.
ASURANSI jiwa tradisional jangka panjang dirancang untuk memberikan perlindungan hingga usia lanjut. Layanan ini juga diharapkan menjaga finansial berkelanjutan bagi keluarga.
Prioritas diri kelas menengah Indonesia juga bergeser dari Look Good menjadi Feel Good. Mereka tidak lagi mengejar validasi, melainkan ketenangan dan keseimbangan dalam hidup.
Anggaran rumah tangga kelas menengah bergeser ke kebutuhan pokok dan pendidikan, sementara belanja fesyen, makan di luar, serta rekreasi dipangkas atau ditunda.
ASURANSI jiwa seumur hidup dihadirkan untuk memberikan perlindungan finansial kepada pemegang polis seumur hidup. Ini menyasar kelas menengah yang pasarnya belum tersentuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved