Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BEA Cukai Soekarno-Hatta menegaskan komitmennya dalam melakukan pengawasan yang optimal, seiring dengan upayanya untuk mendukung visi strategis Presiden Republik Indonesia, Asta Cita, dalam rangka mencapai Indonesia Emas 2045.
Langkah ini juga sebagai implementasi tugas Desk Pencegahan dan Pemberantasan Penyelundupan yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Askolani, dalam keterangannya mengungkapkan bahwa Bea Cukai berperan aktif dalam menjaga kepentingan negara serta melindungi masyarakat dari ancaman barang ilegal.

Pengawasan ini, katanya, bertujuan untuk memastikan kepatuhan hukum yang pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Ia juga menekankan bahwa Bea Cukai bersama berbagai instansi terkait seperti Polri, Kejaksaan, TNI, serta kementerian/lembaga lainnya, yang tergabung dalam Desk Pencegahan dan Pemberantasan Penyelundupan, memiliki komitmen yang kuat untuk memberantas penyelundupan dalam sektor kepabeanan dan cukai.
"Bea Cukai terus mengupayakan pengawasan yang intensif untuk menjaga kepentingan negara, melindungi masyarakat dari ancaman barang ilegal, dan memastikan kepatuhan hukum yang mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Dengan mengusung semangat Asta Cita, Bea Cukai bersama Polri, Kejaksaan, TNI, dan kementerian/lembaga terkait lainnya, yang tergabung dalam Desk Pencegahan dan Pemberantasan Penyelundupan, berkomitmen untuk memerangi penyelundupan di bidang kepabeanan dan cukai," ujar Askolani.

Sejak pembentukan Desk Pencegahan dan Pemberantasan Penyelundupan pada 4 November 2024, Bea Cukai Soekarno-Hatta telah intensif melaksanakan berbagai upaya penindakan strategis dalam rangka mencegah dan memberantas penyelundupan barang ilegal.
Selama periode 4 hingga 27 November 2024, Bea Cukai berhasil menggagalkan beberapa kasus penyelundupan yang melibatkan berbagai jenis barang ilegal, termasuk barang-barang yang berpotensi membahayakan keamanan dan kesehatan masyarakat.
Adapun barang yang berhasil disita meliputi berbagai komoditas ilegal seperti rokok tanpa pita cukai, narkoba, dan produk-produk elektronik ilegal yang tidak memenuhi standar kepabeanan.
Penindakan ini membuktikan keseriusan Bea Cukai dalam memperkuat pengawasan dan memastikan bahwa jalur distribusi barang legal di Indonesia tetap terjaga dengan baik.
Dengan mengusung semangat Asta Cita, Bea Cukai Soekarno-Hatta berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan berbagai pihak terkait guna menjaga keamanan negara serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Program pengawasan yang dilakukan oleh Bea Cukai Soekarno-Hatta diharapkan dapat menjadi contoh bagi unit-unit lainnya dalam melaksanakan tugas pengawasan yang lebih efektif dan efisien.
Bea Cukai tidak menetapkan tenggat waktu khusus bagi perusahaan importir untuk melakukan re-ekspor, selama pihak perusahaan menunjukkan itikad baik dan kooperatif.
Selama ini, sertifikasi AEO di Indonesia lebih banyak dimiliki oleh perusahaan manufaktur, sementara di sektor logistik jumlahnya masih terbatas.
DIREKTORAT Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan telah melakukan pembenahan secara menyeluruh.
Bea Cukai Atambua melakukan penindakan terhadap peredaran barang kena cukai (BKC) berupa hasil tembakau/rokok ilegal sebanyak 11 juta batang.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengapresiasi Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan yang dianggapnya telah menunjukkan perbaikan kinerja.
Peruri bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menggelar prosesi Pengiriman Perdana Pita Cukai Desain Tahun 2026 di kawasan produksi Peruri, Karawang, Jawa Barat, Rabu (10/12).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved