Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) kembali menegaskan perannya dalam mendukung pasokan energi nasional.
Pada triwulan ketiga 2024, PT KAI Logistik, berhasil mencatat peningkatan signifikan dalam pengelolaan angkutan batu bara, hal ini sejalan dengan suksesi target program pemerintah untuk produksi batu bara pada 2024 yang mencapai 710 juta ton.
Direktur Operasi KAI Logistik Heri Siswanto, Jumat (11/10), menjelaskan, segmen bisnis pengelolaan batu bara melalui layanan KALOG Pro tetap menjadi pilar utama dan backbone kinerja perusahaan sepanjang tahun ini.
Baca juga : ASEAN Dinilai Masih Setengah Hati dalam Transisi Energi
Di triwulan ketiga, pihaknya mencatat peningkatan signifikan sebesar 28% dalam pengelolaan angkutan batu bara dibandingkan rerata dua triwulan sebelumnya.
“Pada triwulan ketiga ini, PT KAI Logistik berhasil mengelola sekitar 6,9 juta ton angkutan batu bara dengan fokus pengelolaan di wilayah Sumatra bagian selatan. Hingga akhir September 2024. Lebih dari 17 juta ton volume batu bara telah dikelola oleh perseroan, kinerja tersebut menyumbang 89% dari total volume angkutan barang yang ditangani oleh KAI Logistik,” papar Heri.
Menurut Heri, peningkatan kinerja ini didorong oleh peningkatan okupansi dan optimalisasi volume loading/unloading (lo/lo) di sejumlah stasiun muat yang dikelola KAI Logistik.
Baca juga : Jalankan Good Mining Practice, PT Berau Coal Boyong Delapan Penghargaan
Peningkatan signifikan volume batu bara juga dipengaruhi oleh penambahan volume muat pada tongkang di Kertapati, Sumatra Selatan.
Ke depan, PT KAI Logistik, berkomitmen untuk terus memastikan pengelolaan loading/unloading batu bara berjalan lancar dan optimal, seiring dengan meningkatnya kebutuhan pasokan energi di Indonesia.
Sebagai langkah optimalisasi, perusahaan telah menyiapkan berbagai langkah strategi dari penguatan infrastruktur termodernisasi hingga pembangunan terminal untuk peningkatan kapasitas pengelolaan batu bara.
Baca juga : KAI: Jalur Kereta bukan Tempat Bermain
“Salah satu terobosan kami adalah penerapan sistem conveyor belt yang terhubung langsung dengan shiploader untuk mempercepat proses pemuatan batu bara ke tongkang,” ungkap Heri.
Dengan teknologi ini lanjut Heri, proses yang sebelumnya memakan waktu hingga 30 jam dengan dump truck, kini dapat dipersingkat menjadi hanya 5-6 jam.
Selain meningkatkan efisiensi operasional, teknologi ini juga berkontribusi terhadap upaya pelestarian lingkungan, dengan mengurangi
emisi karbon yang dihasilkan dari penggunaan dumptruk.
Baca juga : KPK: Tambang Batu Bara Rita Widyasari Terindikasi TPPU
Di samping itu, KAI Logistik juga telah mengembangkan beberapa rencana strategis jangka panjang, termasuk pembangunan Terminal Bongkar Batu Bara Kramasan dengan kapasitas 20 juta ton per tahun ,yang saat ini masih dalam proses pembangunan dan telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) bagian dari PSN kereta api logistik logistik Lahat – Kertapati.
Perusahaan berkomitmen untuk terus beradaptasi dan berinovasi dengan memprioritaskan pengembangan berkelanjutan.
“Kami bertekad untuk memastikan keberlanjutan perusahaan serta menciptakan nilai bersama (creating shared value) bagi seluruh pemangku kepentingan dan lingkungan. Melalui peningkatan teknologi, efisiensi operasional, dan kolaborasi dengan berbagai pihak, KAI Logistik siap menjadi mitra strategis dalam mencapai tujuan ketahanan energi dan logistik nasional,” tuturnya. (Z-1)
Sebanyak 7.600 unit sepeda motor selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 berhasil dikirim KAI Logistik (Kalog) ke berbagai wilayah tujuan di Indonesia.
KAI Logistik (Kalog) berhasil mengirimkan barang sebanyak 138.761 koli dengan total volume lebih dari 3.000 ton ke berbagai wilayah di Indonesia.
Dua anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (PT.KAI), yakni KAI Services bersama KAI Logistik (Kalog) meresmikan Gudang Logistik yang terletak di Regional 3 Cirebon, Jumat (2/1).
Satu unit Multi Tier Tamper (MTT) milik PT KAI berhasil dikirim KAI Logistik dari Balai Yasa Mekanik Cirebon Prujakan, Jawa Barat, ke Pelabuhan Kuala Tanjung Sumatra Utara
Sebagai solusi distribusi produk perishable dan segar dalam menghadapi peningkatan kebutuhan masyarakat pada periode nataru, KAI Logistik optimalisasi layanan Kontainer Reefer.
KAI Logistik (Kalog) melalui layanan bisnis ritel Kalog Express siap menghadapi lonjakan permintaan pengiriman sepeda motor pada Natal dan Tahun Baru.
Tumpukan atau stockpile batu bara tersebut ditemukan di enam titik lokasi yang berbeda.
Sepanjang 2025, sebanyak 22,9 juta ton barang berhasil dikelola oleh KAI Logistik (Kalog).
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan produksi batu bara Indonesia pada 2026 dipangkas menjadi kisaran 600 juta ton.
PEMERINTAH akan melakukan audit lingkungan terhadap lebih dari 100 unit usaha di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh sebagai bagian dari evaluasi persetujuan lingkungan pascabencana.
Holding Industri Pertambangan Indonesia, Mind ID, terus memperkuat transformasi digital di sektor pertambangan nasional melalui penerapan inisiatif smart mining.
PEMERINTAH membidik lokasi proyek hilirisasi batu bara menjadi dimetil eter (DME) berlokasi tak jauh dari PT Bukit Asam Tbk (PTBA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved