Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGANTISIPASI meningkatnya kebutuhan distribusi barang dari masyarakat maupun pelaku usaha, menjelang periode puncak pengiriman yang diperkirakan terjadi pada pekan ketiga Ramadan. Berbagai langkah penguatan operasional dilakukan oleh BUMN logistik ini, guna memastikan proses pengiriman tetap berjalan aman, lancar dan tepat waktu di tengah meningkatnya volume permintaan.
"Setiap tahunnya momentum Lebaran menjadi salah satu periode dengan peningkatan aktivitas logistik yang cukup signifikan. Kebutuhan masyarakat untuk mengirimkan barang ke kampung halaman, termasuk kendaraan pribadi seperti sepeda motor maupun hewan peliharaan serta meningkatnya aktivitas distribusi barang konsumsi turut mendorong peningkatan volume pengiriman pada periode ini," ungkap VP of Corporate Secretary KAI Logistik (Kalog), Dwi Wulandari, Sabtu (14/3).
Menurut Dwi, pada sisi operasional, perseroan menerapkan sejumlah langkah strategis, mulai dari pemeriksaan sarana dan kelayakan operasi, inspeksi kesiapan layanan, optimalisasi proses bongkar muat, peningkatan utilisasi armada trucking. Penguatan aspek keselamatan dan koordinasi di titik-titik layanan, hingga peningkatan kesiapan sumber daya operasional. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses distribusi tetap berjalan dengan baik meskipun terjadi peningkatan volume pengiriman.
”Secara kapasitas kami menyediakan sekitar 400 ton untuk perjalanan pulang pergi dalam mendukung logistik selama angkutan Lebaran. Perusahaan optimis dengan kapasitas tersebut masih mampu melayani peningkatan dan lonjakan permintaan pengiriman barang," jelasnya.
Untuk diketahui nantinya lanjut Dwi, seluruh pengiriman akan libur beroperasi ke tujuan tertentu mulai Rabu (18/3). Layanan Kalog Express akan kembali beroperasi pada 25 Maret 2026. Selain itu, perusahaan juga melakukan penyesuaian operasional untuk menjaga ketersediaan kapasitas angkutan pada periode dengan permintaan tinggi.
TETAP BEROPERASI
Pada Rabu (18/3), Kalog tetap mengoperasikan layanan pengiriman dengan kapasitas hingga 20 ton melalui KA Blambangan Ekspres dan KA Sri Tanjung. Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk menjaga kelancaran distribusi dan memastikan kebutuhan pengiriman masyarakat tetap dapat terlayani di tengah meningkatnya permintaan.
"Selain memperkuat kesiapan operasional, kami juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan pengiriman barang lebih awal guna menghindari kepadatan menjelang puncak pengiriman. Perencanaan yang lebih dini diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan layanan yang lebih optimal sekaligus memastikan barang dapat sampai tepat waktu di kota tujuan," paparnya.
TREN PENINGKATAN
Dwi menambahkan, pihaknya mencatat tren peningkatan pengiriman sudah mulai terlihat sejak memasuki pekan kedua Ramadan. Salah satu layanan yang mengalami peningkatan adalah pengiriman sepeda motor sebanyak 2.300 unit telah didistribusikan, ini meningkat sekitar 5% dibandingkan pekan pertama Ramadan yang mencapai 2.217 unit.
Peningkatan ini diperkirakan masih akan terus terjadi hingga memasuki masa puncak pengiriman menjelang Lebaran. Pengiriman hewan peliharaan juga menunjukan tren peningkatan dengan pertumbuhan yang sama, di mana telah mendistribusikan hewan peliharaan sebanyak 9.732 hewan peliharaan, terhitung sejak awal Ramadan hingga 9 Maret 2026.
”Kami juga terus berkomitmen menghadirkan layanan logistik yang aman dan andal bagi masyarakat selama periode Ramadan dan Lebaran. Dukungan jaringan distribusi berbasis kereta api menjadi salah satu keunggulan dalam menjaga keandalan pengiriman, terutama dalam menghadapi peningkatan kebutuhan logistik yang biasanya terjadi pada periode mudik,” imbuhnya.(E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved