Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH memastikan bakal terus memonitor perkembangan ekonomi domestik, terutama yang berkaitan dengan kondisi kelas menengah. Perubahan kelas masyarakat yang terjadi dalam beberapa waktu ke belakang dinilai masih terkendali dan sejalan dengan transformasi ekonomi dalam negeri.
"Jadi kita harus melihat ekonomi Indonesia mengalami perubahan, karena ada berbagai faktor. Entah itu karena teknologi, entah karena perubahan dari struktur ekonominya," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kepada pewarta di Jakarta, Jumat (4/10).
"Kita akan terus memperhatikan agar masyarakat yang paling rentan mendapatkan dukungan, apakah itu dalam bentuk bantuan sosial atau pelatihan, dan di sisi lain memperbaiki iklim investasi sehingga muncul lapangan kerja baru," tambahnya.
Baca juga : Kelas Menengah Anjlok, Tunda Pembatasan BBM Bersubsidi
Merujuk dari berbagai data, kata Sri Mulyani, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK), indeks retail, hingga kemampuan belanja masyarakat masih berada dalam level yang stabil dan tinggi. Dengan kata lain, penurunan tajam seperti yang banyak diungkapkan pihak ihwal anjloknya daya beli masyarakat.
"Ini artinya di kelompok masyarakat yang di-capture atau yang direkam melalui index consumer confidence, apakah kepercayaan konsumen maupun dari sisi retail masih menunjukkan adanya aktivitas yang cukup konstan atau stabil," jelas Sri Mulyani.
Namun dia juga tak menampik dari berbagai data terjadi penurunan status masyarakat dari kelas menengah menjadi menuju kelas bawah. Namun di saat yang sama, sejumlah data turut menunjukkan masyarakat miskin naik kelas menjadi golongan menuju kelas menengah.
"Jadi dalam hal ini kita melihat adanya dua indikator, yang miskin naik, tetapi yang kelas menengah turun. Penurunan kelas menengah biasanya karena inflasi. Dengan inflasi tinggi, garis kemiskinan naik. Mereka tiba-tiba akan jatuh ke bawah," tutur perempuan yang karib disapa Ani tersebut.
"Kita tetap mendengar dalam hal ini, upamanya terjadinya PHK di satu tempat, tetapi di sisi lain ada job creation. Menurut statistik, 11 juta lebih dalam 3 tahun terakhir, angkatan kerja baru atau lapangan kerja baru terbuka. Jadi ini semuanya kan harus dilihat secara keseluruhan. Kita melihat sebetulnya dalam ekonomi yang terjadi transformasi," pungkas dia. (Z-2)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti kegaduhan akibat penonaktifan peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK)
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
MOODY'S Investors Service menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, tetapi tetap mempertahankan peringkat kredit di level Baa2.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah belum berencana memangkas insentif pajak meskipun nilai belanja perpajakan terus meningkat.
Menkeu Purbaya optimistis rupiah bisa menguat hingga Rp15.000 per dolar AS. Ia menilai BI mampu mendorong penguatan lewat fundamental ekonomi.
Di tengah pelemahan daya beli dan perubahan perilaku konsumen pascapandemi, geliat pasar hunian premium justru menunjukkan arah baru.
Pemerintah sebaiknya fokus kepada optimalisasi pemungutan pajak, melalui peningkatan kepatuhan dan perbaikan mekanismenya.
ASOSIASI Pengusaha Indonesia (Apindo) melihat capaian pertumbuhan ekonomi kuartal II-2025 sebesar 5,12% memberi sinyal bahwa perekonomian Indonesia masih memiliki pondasi yang kuat.
Gerakan Belanja di Indonesia Aja (BINA) didorong dipadukan dengan Indonesia Shopping Festival (ISF) 2025 sebagai upaya meningkatkan daya beli masyarakat.
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2025 mencapai 5,12% (yoy), meski dihadapkan pada ketidakpastian global
Ia optimistis dan yakin bahwa BSU dari pemerintah ini bisa menjaga daya beli dan akan medorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved