Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, menekankan bahwa intervensi pemerintah melalui program Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) harus terus dilanjutkan. Menurutnya, itu merupakan salah satu kunci dalam mencapai angka inflasi pangan yang terkendali.
“Kami meyakini program intervensi yang pemerintah terapkan beberapa tahun terakhir, telah jadi bagian integral dalam strategi pengendalian inflasi nasional. Oleh karena itu, Bapanas menginisiasi pelaksanaan program bantuan pangan dan SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) yang berkontribusi secara ekstensif dan ikut andil sebagai penekan instabilitas inflasi pangan," ujar Arief melalui keterangan tertulis, Selasa (10/9).
Bapanas menaruh atensi serius terhadap pergerakan inflasi beras di setiap bulan. Menurutnya, dalam musim kemarau seperti sekarang, beras kerap membuat indeks inflasi pangan menanjak.
Baca juga : BLT dan Bantuan Pangan Diharapkan Bisa Tekan Inflasi
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan inflasi beras tercatat pernah menorehkan indeks tertinggi selama 2,5 tahun terakhir, tepatnya pada September 2023 yang berada di 5,61%.
Saat itu, pemerintah harus menggelontorkan bantuan pangan beras. Setelah bantuan diberikan, inflasi beras berangsur turun.
"Bantuan pangan beras kembali berhasil menjadi salah satu instrumen penekan inflasi. Di Juli ini inflasi beras 0,94%. Lalu sesuai arahan Bapak Presiden Joko Widodo, kita ketahui selama Agustus 2024, bantuan beras kembali digelontorkan. Dari 0,94% kemudian menurun menjadi 0,32% di Agustus 2024. Ini sangat baik dan perlu dilanjutkan," tuturnya.
Harga bahan pokok yang mengalami penurunan mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit merah, dari Rp110.000 menjadi Rp76.000 per kilogram.
Harga cabai rawit merah melonjak drastis dari Rp100.000 menjadi Rp140.000 per kilogram. Selain karena permintaan, faktor cuaca juga berpengaruh besar.
Cuaca buruk yang terjadi beberapa bulan terakhir cukup memengaruhi produksi yang berdampak berkurangnya pasokan. Di sisi lain, permintaan masyarakat cenderung meningkat.
Berdasarkan pantauan di Pasar Gedhe Klaten pada Minggu (22/2), harga cabai rawit merah di tingkat pedagang eceran telah mencapai Rp110.000 per kilogram.
Cabai besar keriting dijual seharga Rp70.000 per kilogram dari harga sebelumnya yang hanya Rp45.000 per kilogram.
Harga cabai rawit merah di Pasar Induk Kramat Jati hari ini (21/2) turun jadi Rp55.000/kg usai diguyur pasokan Kementan. Cek detail harganya di sini.
PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia terus menjadi perbincangan publik hingga di awal 2026.
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan aneka cabai di Provinsi Jawa Barat dalam kondisi sangat aman untuk kebutuhan menjelang Ramadan dan Idul fitri 2026.
Pemanfaatan kacang hijau untuk mengatasi stunting dinilai sangat relevan karena aksesnya yang mudah, harga terjangkau, serta kandungan gizi yang tinggi.
Salah satu media daring yang berfokus pada pemberitaan agribisnis, yakni Panen News merayakan hari jadinya yang ke-6 dengan menggelar Panen Fest 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
Peneliti ungkap Suku Asli Amerika telah menyebarkan kentang liar melintasi wilayah Four Corners sejak 10.000 tahun silam, jauh sebelum era pertanian dimulai.
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved