Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
Komisi XI DPR RI menyetujui usulan pagu anggaran Kementerian Keuangan di 2025 sebesar Rp53,195 triliun. Dana itu terdiri dari alokasi untuk Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kemenkeu sebesar Rp10,377 triliun dan penggunaan institusi pengelola keuangan negara sebesar Rp42,818 triliun.
"Komisi XI menyetujui pagu anggaran Kementerian Keuangan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun anggaran 2025 sebesar Rp53,195 triliun," ujar Wakil Ketua Komisi XI DPR Dolfie OFP saat membacakan kesimpulan rapat kerja bersama Kemenkeu, Senin (9/9).
Persetujuan anggaran itu diikuti dengan permintaan parlemen kepada Kemenkeu untuk bisa melaksanakan upaya, kebijakan, dan penguatan program maupun kegiatan yang diusulkan dan disepakati bersama.
Baca juga : Sri Mulyani Semringah Pembiayaan Anggaran Turun
Selain itu, Komisi XI juga meminta bendahara negara memperkuat dan mempertajam pedoman penyusunan anggaran, pedoman pelaksanaan dan pertanggungjawaban setiap kementerian/lembaga (K/L). Itu ditujukan agar muncul kerangka kerja logis yang menjelaskan keterkaitan antara alokasi anggaran dengan target dalam mencapai program prioritas nasional.
"Logical framework atau kerangka kerja logis tersebut kami harapkan sudah bisa diimplementasikan pada APBN ke depan atau untuk APBN 2026," kata Dolfie.
Di kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan anggaran yang diusulkan untuk tahun depan akan digunakan dengan menjaga disiplin anggaran. Dia memerinci, alokasi pagu Rp42,818 triliun untuk Kemenkeu bakal digunakan untuk menjalankan lima program dan kegiatan.
Baca juga : Menkeu Sri Mulyani: Bansos Merupakan Instrumen di Dalam APBN
Lima program tersebut yakni, pertama, program kebijakan fiskal dengan pagu anggaran Rp59,19 miliar. Kedua, program pengelolaan penerimaan negara Rp2,86 triliun. Ketiga, pengelolaan belanja negara Rp45,45 miliar. Keempat, pengelolaan perbendaharaan, kekayaan negara, dan risiko Rp238,139 miliar. Kelima, program dukungan manajemen Rp40,089 triliun.
"Jadi untuk kemenkeu ada 4 program plus 1 dukman (dukungan manajemen), dibagi jadi 5 program. Dukman besar sekali, tapi itu sudah kami sampaikan mana atribusi dan mana dukman yang untuk mendukung seluruh fungsi Kemenkeu," jelas Sri Mulyani.
Sementara pagu anggaran Rp10,377 triliun untuk BLU bakal dialokasikan ke tujuh instansi. BLU dengan anggaran terbesar di tahun depan ialah Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sebesar Rp3,93 triliun dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Rp6,06 triliun.
Baca juga : Defisit APBN 2024 Diperkirakan Lampaui Target
Sedangkan lima BLU lainnya ialah Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) Rp69,60 miliar, Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI) Rp43,01 miliar, PKN STAN Rp15,02 miliar, Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Rp163,47 miliar, dan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Rp95,64 miliar.
"Jadi dua terbesar adalah LPDP dan BPDPKS. LPDP operasional dana abadi membiayai pendidiikan, pelatihan, penelitian dari berbagai K/L. BPDPKS untuk program peremajaan kelapa sawit maupun biodiesel," jelas Sri Mulyani.
Adapun, sumber dana berasal dari rupiah murni sebesar Rp42,78 triliun, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp21,76 miliar, hibah Rp7,24 miliar, dan BLU Rp10,377 triliun. (Z-11)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti kegaduhan akibat penonaktifan peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK)
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
MOODY'S Investors Service menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, tetapi tetap mempertahankan peringkat kredit di level Baa2.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah belum berencana memangkas insentif pajak meskipun nilai belanja perpajakan terus meningkat.
Menkeu Purbaya optimistis rupiah bisa menguat hingga Rp15.000 per dolar AS. Ia menilai BI mampu mendorong penguatan lewat fundamental ekonomi.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
DPR RI memastikan layanan kesehatan peserta PBI BPJS tetap berjalan selama 3 bulan ke depan meski ada penonaktifan, dengan iuran ditanggung pemerintah.
Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena menyoroti belum optimalnya penyerapan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
Abdullah juga mengaitkan temuan ini dengan aksi KPK sebelumnya yang menjaring pegawai Bea Cukai di Jakarta dan Lampung terkait kasus dugaan korupsi importasi.
Panitia Kerja (Panja) Lingkungan Hidup Komisi XII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Onshore Processing Facility (OPF) Saka Indonesia Pangkah Limited (PGN SAKA) di Gresik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved