Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
BEBERAPA skeptis mengklaim Bitcoin adalah skema piramida karena keuntungan yang diperoleh investornya. Mari kita periksa klaim ini secara saksama.
Skema piramida adalah model bisnis yang mendapatkan keuntungan dengan merekrut anggota baru, yang harus membayar uang muka dan membeli produk untuk bergabung.
Anggota baru kemudian merekrut anggota lain untuk mendapatkan komisi, menciptakan lebih banyak penawaran daripada permintaan.
Baca juga : Keunikan dan Kritik Terhadap Model Stock to Flow dalam Menilai Aset Kripto
Karakteristik skema piramida:
Bitcoin tidak memenuhi syarat sebagai skema piramida. Dikutip dari Pintu Academy, Bitcoin adalah komoditas yang dirancang sebagai "aset digital" berharga untuk menyimpan nilai.
Harga Bitcoin didasarkan pada penawaran dan permintaan, bukan perekrutan anggota baru.
Baca juga : Keamanan Blockchain Bitcoin dan Risiko Serangan 51
Bitcoin juga bersifat open source dan transparan, berbeda dari skema piramida yang rumit dan rahasia.
Siapapun dapat melihat kode dan berpartisipasi dalam pengembangan Bitcoin. Selain itu, Bitcoin didistribusikan secara adil tanpa alokasi awal untuk penciptanya, Satoshi Nakamoto, yang juga harus menambang Bitcoin seperti peserta lainnya.
Bitcoin tidak memiliki pemimpin atau struktur organisasi, menjadikannya jaringan global terdesentralisasi. Pengembangan Bitcoin dilanjutkan oleh programmer global dan diamankan oleh penambang yang bekerja sama.
Bitcoin merupakan jaringan moneter baru yang tumbuh cepat, aman, dan dapat diakses oleh semua orang.
Kenaikan harga Bitcoin yang cepat mungkin membuat sebagian orang mengira Bitcoin sebagai skema piramida. Namun, Bitcoin tidak bergantung pada perekrutan pengguna baru dan bekerja berdasarkan protokol proof-of-work. Bitcoin bukan skema piramida karena bersifat open source, transparan, tanpa pemimpin, dan didistribusikan secara adil. (Z-1)
Tren investasi pada 2026 diproyeksikan semakin mengarah pada penguatan portofolio yang mampu bertahan di tengah gejolak pasar.
Selama ini, hubungan Indonesia dan Uni Emirat Arab memang berkembang pesat, terutama pada sektor energi, infrastruktur, dan proyek-proyek pengembangan ekonomi baru.
BPKH menilai revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji menjadi momentum strategis bagi lembaga tersebut untuk memperkuat tata kelola dan fleksibilitas investasi serta penguatan peran anak usaha.
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang kembali menunjukkan dampak investasi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal.
Harga emas dunia diperkirakan menguat moderat pada Kamis (26/2) didorong sentimen safe haven dan ketidakpastian global, dengan support di kisaran 5.180–5.200 dolar AS per troy ounce.
Simak prediksi harga emas Antam Rabu 25 Februari 2026. Waspada potensi koreksi harga usai pecah rekor Rp3,06 juta akibat aksi ambil untung di pasar global.
Ramadan bukan faktor utama yang menentukan arah pasar kripto. Harga tetap dipengaruhi likuiditas global, kebijakan suku bunga The Fed, dan sentimen makro internasional.
Instrumen ini tidak memiliki tanggal jatuh tempo dan menggunakan mekanisme funding rate, serupa dengan perpetual futures pada aset kripto.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi bagi individu yang memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat fondasi dan mendorong pertumbuhan industri kripto dan Web3 di Indonesia.
UPBIT Indonesia menegaskan komitmennya dalam meningkatkan literasi kripto dan teknologi Web3 di Tanah Air melalui program edukasi “Web3 on Campus”.
Instrumen obligasi dikenal sebagai aset yang lebih defensif daripada saham dan kripto.
INDUSTRI aset digital, kripto, dan teknologi blockchain berkomitmen untuk terus mendorong literasi agar masyarakat tidak mudah terjebak pada fenomena latah alias ikut-ikutan atau FOMO.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved